Oleh: Alberto Purba

Terimakasih banyak BPJS Ketenagakerjaan! Sebuah ucapan dari hati yang saya berikan kepada BPJS Ketenagakerjaan karena telah menanggung semua biaya pengobatan saya.

Perkenalkan, saya Alberto Purba, saya berprofesi sebagai Jurnalis yang bekerja di PT Haluan Bangun Banten atau lebih tepatnya Media Haluan Banten sebuah media cetak dan online di Provinsi Banten.

Saya juga merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dari beberapa tahun belakangan ini. Saya sangat merasakan begitu besar manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.

Salah satu program yang saya rasakan ialah program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang mana program ini memberikan pengobatan tidak terbatas hingga sampai sembuh pada diri saya.

Diketahui, pada 08 Juli 2024 lalu saya mengalami kecelakaan saat hendak liputan. Dimana kejadian tersebut terjadi di perlintasan kereta api pintu fortage Unyur, Kota Serang.

Adapun kronologisnya, pada Senin 08 Juli 2024 lalu sekitar pukul 06.00 WIB saya berangkat kerja menggunakan sepeda motor Scoopy Nopol BM 4027 WS. Namun, pada saat di perlintasan kereta api pintu fortage Unyur, Kota Serang saya melihat ada kereta api sehingga saya berhenti di belakang portal kereta api tersebut.

Tapi pada saat itu, portal di perlintasan kereta api tidak nutup serta alarm peringatan juga tidak bunyi. Dan dari arah depan saya melintas sebuah mobil toyota Avanza B 2319 TRO. Sehingga kecelakaan pun terjadi dan serpihannya mengenai tangan kiri saya.

Pada saat itu juga, saya langsung dilarikan ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara di Kota Serang dan langsung di tangani oleh dokter. Tetapi setelah 10 hari saya menjalani rawat jalan, jari-jari pada tangan kiri saya tidak bisa mengangkat keatas sehingga dilakukan USG dan hasilnya terdapat beberapa tendon saya robek dan dokter menyarankan harus dilakukan operasi.

Dan atas permintaan keluarga, saya di rujuk ke Rumah Sakit Siloam Karawaci untuk dilakukan operasi. Puji Tuhan operasi berjalan dengan lancar dan hingga saat ini saya masih melakukan fisioterapi karena pasca operasi tersebut jari-jari tangan kiri saya kaku akibat dipasang Gips selama enam Minggu.

Hal yang membuat saya bahagia ialah seluruh biaya pengobatan saya hingga saat ini masih dibayar oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, saya merasa sangat senang, program BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat bagi saya.

Saya tidak bisa membayangkan jika saya tidak menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan mengalami kejadian ini, bisa-bisa beberapa aset saya bisa terjual untuk menutupi biaya pengobatan saya. Karena saya hitung-hitungan biaya pengobatan ini sangat besar, bisa puluhan juta bahkan ratusan juta mengingat lamanya pengobatan dan fasilitas yang saya dapatkan.

Dan Puji Tuhan, semuanya gratis. Semuanya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk itu, saya mengucapkan terimakasih kepada Pimpinan Perusahaan PT Haluan Bangun Banten Bapak Lesman Bangun yang telah peduli terhadap perlindungan saya selaku wartawannya.

Serta saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kunto Wibowo selaku Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten dan Bapak Achmad Fatoni Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang beserta jajarannya.

Atas kejadian ini, saya bersaksi bahwa program BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh rekan-rekan Jurnalis seluruh Indonesia untuk segera bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Mengingat, pekerjaan kita sebagai Jurnalis memiliki mobilitas yang sangat tinggi sehingga kita perlu perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan. Jadi tunggu apalagi, mari bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kerja Keras Bebas Cemas.