Kota Tangerang,(haluanbanten.co.id) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melaksanakan Safari Pembangunan Tahun Anggaran (TA) 2024. Kecamatan Periuk dan Karawaci menjadi lokasi pertama kegiatan ini, ditandai dengan peresmian Gelanggang Olahraga (GOR) Nambo Krida Arena oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin. Pada Selasa (25/01/2025).

Penjabat Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin menyampaikan, Safari Pembangunan tahun ini sekaligus meresmikan beberapa pembangunan fisik di wilayah Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Periuk. Salah satunya adalah meresmikan Nambo Krida Arena yang sebelumnya adalah GOR Nambo.

“Safari Pembangunan kali ini adalah kegiatan untuk melihat hasil-hasil pembangunan tahun 2024. Baik pembangunan fisik maupun pembangunan nonfisik. Hari ini juga kami meresmikan Nambo Krida Arena, Jembatan Kali Sabi, Griya Harmoni Warga, Jalan Lingkungan, hingga Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni. Untuk nonfisik banyak kegiatan seperti melanjutkan layanan kesehatan, hingga pendidikan,” ujar Dr. Nurdin.

Dr. Nurdin menerangkan, pada tahun 2025, Pemkot Tangerang telah merencanakan 1.000 unit Rumah Tidak Layak Huni yang akan direhabilitasi, serta 17 Griya Harmoni Warga akan dibangun.

“Alhamdulillah, tadi sudah melihat pembangunan fisik yang sudah direncanakan di tahun 2024 berjalan sesuai harapan, seperti Griya Harmoni Warga untuk mendistribusikan fasos fasum ke pemukiman padat telah terlaksana. Mudah-mudahan, menjadi model pembangunan sarana prasarana kepada masyarakat Kota Tangerang,” paparnya seraya menambahkan, untuk tahun ini ada 17 lokasi dan akan terus berlanjut sehingga ada ruang terbuka publik yang bisa dimanfaatkan oleh warga.

Sementara Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Decky Priambodo menuturkan, Pemkot Tangerang telah merencanakan peningkatan target sasaran sasaran program bedah rumah tidak layak huni dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2025. Tercatat, Pemkot Tangerang akan meningkatkan target sasaran dari 449 menjadi 1.000 unit rumah tidak layak huni di seluruh wilayah di Kota Tangerang.

“Kami telah merencanakan peningkatan angka sasaran dan anggaran mulai tahun depan. Ini sangat penting karena mulai tahun depan akan ada penambahan spesifikasi rehabilitasi, seperti di bagian atap dan ventilasi dari setiap unit rumah yang dibedah,” ujar Decky.
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga akan meningkatan nominal biaya yang diberikan dari Rp20 juta per unit menjadi Rp30 juta per unit mulai tahun depan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan program integrasi pengurangan kawasan kumuh serta pengurangan angka kemiskinan ekstrem yang ada di Kota Tangerang.
Selain itu, Pemkot Tangerang berharap peningkatan target sasaran tersebut dapat meningkatan daya saing Kota Tangerang sesuai visi besarnya sebagai kota yang layak huni.
“Kami juga berharap peningkatan target sasaran ini dapat menyelesaikan permasalahan hunian di kota ini, sekaligus mewujudkan ruang hunian yang layak, sehat dan nyaman bagi masyarakat Kota Tangerang,” katanya.

Terkait peresmian Griya Harmoni Warga, Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang menyediakan Griya Harmoni Warga atau Community Center tersebut sebagai ruang aktivitas masyarakat, mulai dari sosial, pendidikan, olahraga, seni budaya, sampai akses layanan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang bisa diakses secara gratis. Tidak hanya itu, community center dilengkapi fasilitas penunjang yang lengkap, seperti balai warga, posyandu, lapangan olahraga, jogging track, playground, dan sebagainya di tengah pusat pemukiman masyarakat.

“Terobosan pembangunan ini sangat banyak manfaatnya, selain pendistribusian aset juga sekaligus membuka Ruang Terbuka Publik di tengah pemukiman masyarakat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban seperti di Kota Tangerang,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang menilai capaian rencana pembangunan Griya Harmoni Warga pada tahun ini melonjak secara drastis dibandingkan pada tahun sebelumnya.
“Kami berharap keberadaan Griya Harmoni Warga nantinya dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan ruang publik gratis berkualitas secara merata di Kota Tangerang,” pungkasnya. (Adv)