Kabupaten Tangerang (haluanbanten.co.id) Dalam upaya menekan angka stunting di Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Provinsi Banten terus menggencarkan sosialisasi Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan di Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, dengan melibatkan tokoh masyarakat, kader posyandu, dan warga sekitar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan sejak dini, khususnya bagi ibu hamil dan anak. Sosialisasi ini menghadirkan Kepala Puskesmas Bojong Nangka, dr Salmawati, sebagai pemateri utama.

“Program KIA ini mencakup pelayanan dan pemeliharaan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, balita, remaja, hingga lansia. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh dan mencegah stunting sejak dari kandungan,” jelas dr Salmawati.

Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) Terpadu minimal enam kali selama masa kehamilan, dengan dua pemeriksaan di antaranya harus dilakukan oleh dokter dan menggunakan alat USG. Deteksi dini ini penting agar risiko gangguan pertumbuhan janin bisa segera ditangani.

“Dengan USG, keterlambatan pertumbuhan janin bisa diketahui sejak awal. Jika ditemukan, intervensi gizi dapat segera diberikan kepada ibu hamil agar janin tumbuh optimal dan tidak lahir dalam kondisi stunting,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat dukungan dari DPRD Provinsi Banten. Anggota Komisi V, Abraham Garuda Laksono, turut hadir dan menyampaikan pentingnya edukasi masyarakat untuk menekan potensi peningkatan angka stunting, khususnya di Kabupaten Tangerang.(Adv)