SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Para siswa siswi kelas X, XI dan XI SMA Negeri 1 Bandung sangat antusias mengikuti kegiatan qurban bersama di SMA Negeri 1 Bandung Kabupaten Serang Banten, Selasa (10/6/2025).

Plh Kepala SMA Negeri 1 Hariri, S.Pd, mengatakan, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin pada saat Hari Raya Idul Adha.

Para siswa siswi diajak untuk ikut belajar berqurban dengan cara mengumpulkan dan infak/sodhakoh untuk dibelikan hewan qurban.

“Pada Idul Adha tahun ini, Alhamdulilah bisa mewujudkan satu hewan kurban Kebau hasil dari infak/shodakoh para siswa siswi,” kata Hariri saat pemotongan hewan qurban.

Ia mengatakan, para siswa tidak hanya diajarkan untuk berqurban tapi juga terjun langsung menangani hewan qurban mulai dari penyembelihan, menguliti, hingga memotong daging kurban menjadi beberapa bagian.

Untuk melakukan semua kegiatan tersebut, menurut Hariri, para siswa siswi sudah mendapat pembelajaran dari guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

“Untuk teori mereka sudah mendapatkan langsung dari guru PAI, tentang bagaimana menyembelih hewan qurban yang sesuai syariat agama Islam, dan ini merupakan praktek langsung,” kata Hariri.

Ia mengatakan, menyembelih hewan qurban tidak hanya harus sesuai syariat namun juga memperhatikan animal welfare atau memperhatikan prinsip-prinsip kesejahteraan hewan.

Para siswa mendapat pengetahuan tentang animal welfare, hewan qurban harus diperlakukan dengan baik sebelum disembelih.

Selain itu, tempat penyembelihan harus terpisah dengan tempat hewan yang belum disembelih begitu juga penempatan hewan yang sudah disembelih harus berbeda.

“Hal ini agar hewan tidak takut atau ngamuk. Meski hewan, tetap harus memperhatikan prinsip-prinsip animal welfare ini,” kata Hariri.

Semua aktivitas yang dilakukan oleh para siswa ini tidak saja mengajarkan tentang tata cara menyembelih hewan qurban sesuai syariat tapi juga mengajarkan tentang tanggungjawab, keikhlasan, dan kesabaran tapi juga mengajarkan tentang kepedulian sosial.

“Kesabaran disini karena proses menguliti hewan kurban itu harus teliti dan sabar. Sedangkan kepedulian sosial karena daging-daging hewan qurban ini akan dibagikan kepada yang membutuhkan, Alhamdulillah daging hewan qurban tahun ini bisa di bagikan/distribusikan kepada para siswa,” katanya.

Salah satu siswa Ahmad mengaku banyak hal yang didapat dari kegiatan tersebut.

Ia tidak hanya mengetahui secara detail tahap-tahap penyembelihan hewan kurban tapi juga mendapat pengalaman baru seputar bagaimana memperlakukan hewan kurban.

“Ini yang pertama buat saya, ikut kegiatan menyembelih qurban. Saya jadi tahu bahwa menyembelih itu juga harus memperhatikan kondisi hewannya, agar saat disembelih tetap tenang. Saya juga jadi tahu bagaiman cara menguliti, ternyata tidak mudah, butuh kerjasama,” kata siswa ini.

Pembelajaran lainnya, Ia harus belajar menabung untuk berqurban serta lebih banyak lagi menumbuhkan kepedulian sosial.

“Burqurban itu kewajiban bagi umat Islam yang mampu, disini saya diajarkan untuk menabung dan tidak mementingkan diri sendiri. Saya juga diajarkan untuk berbagi, pokonya banyak hal positif yang saya dapat dari kegiatan ini,” katanya. (Jon)