JAKARTA, (Haluanbanten.co.id) – Gubernur Andra Soni menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah dengan menyambut positif pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Ia menyebut proses audit ini sebagai momentum penting untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni usai menghadiri Entry Meeting LKPD 2025 yang digelar BPK RI di kantor perwakilan Jakarta, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari 16 provinsi, termasuk ketua DPRD dan kepala BPK daerah, sementara pemerintah kabupaten/kota lainnya mengikuti secara daring.

“Pemeriksaan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi kesempatan untuk memperbaiki sistem keuangan agar lebih baik ke depan,” ujar Andra Soni.

Ia memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Banten akan bersikap terbuka dan kooperatif selama proses audit yang berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

“Mudah mudahan semuanya berjalan lancar dan menghasilkan yang terbaik,” tambahnya optimistis.

Sementara itu, Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, mengingatkan pentingnya penguatan kondisi fiskal di tiap daerah. Menurutnya, kemandirian keuangan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menekan angka kemiskinan.

“Daerah harus mampu mengelola keuangannya secara optimal agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Bobby.

Selain itu, BPK juga menyoroti pentingnya implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah dalam tata kelola pemerintahan. Sistem ini dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian opini laporan keuangan.

Tak hanya itu, pengelolaan aset daerah juga menjadi perhatian utama dalam pemeriksaan. BPK menekankan perlunya mitigasi risiko secara bersama agar potensi permasalahan dapat dicegah sejak dini.

Dengan dimulainya proses audit LKPD 2025 ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah, termasuk Banten, mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan secara berkelanjutan dan semakin transparan di mata publik.