Tangerang, (haluanbanten.co.id) – PT Jasa Raharja Cabang Tangerang melakukan audiensi dengan Bupati Tangerang sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis dalam meningkatkan penerimaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus memperkuat program keselamatan transportasi guna mencegah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tangerang.
Audiensi ini menjadi momentum penting bagi Jasa Raharja dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menyatukan langkah dalam mengoptimalkan potensi penerimaan daerah serta meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Jasa Raharja Cabang Banten, Panji Artha menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam meningkatkan awareness masyarakat mengenai kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tepat waktu.
“Kolaborasi antara Jasa Raharja dan Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat penting, tidak hanya dalam mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan SWDKLLJ, tetapi juga dalam membangun kesadaran masyarakat bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan memiliki kontribusi terhadap keberlanjutan pelayanan publik dan perlindungan dasar bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas,” ujar Panji Artha
Selain aspek penerimaan, audiensi juga membahas penguatan program keselamatan transportasi di wilayah Kabupaten Tangerang. Jasa Raharja mendorong adanya kolaborasi yang lebih terintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan langkah-langkah preventif dalam rangka menekan potensi kecelakaan lalu lintas.Program keselamatan tersebut dapat dilakukan melalui pemetaan dan penanganan titik rawan kecelakaan, edukasi keselamatan berlalu lintas, sosialisasi kepada komunitas dan pengguna jalan, serta penguatan koordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk perangkat daerah, kepolisian, pengelola transportasi, sekolah, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.
Jasa Raharja juga menekankan pentingnya pemanfaatan data kecelakaan sebagai dasar dalam menentukan langkah intervensi keselamatan. Dengan pendekatan berbasis data, berbagai program pencegahan kecelakaan diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, terutama pada lokasi dan kelompok masyarakat yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi.
“Keselamatan transportasi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami ingin membangun kolaborasi yang lebih konkret dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga upaya pencegahan kecelakaan tidak hanya bersifat responsif setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah preventif untuk menurunkan tingkat kecelakaan,” tambah Panji Artha
Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara Jasa Raharja dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, diharapkan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran PKB dan SWDKLLJ dapat berjalan beriringan dengan upaya nyata dalam mencegah kecelakaan dan menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tangerang.

