Serang, (haluanbanten.co.id) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP)
Banten sampai dengan bulan Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan kinerja penerimaan
pajak yang positif. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Banten, Aim
Nursalim Saleh, dalam paparannya tentang Kinerja Penerimaan Pajak Kanwil DJP Banten
periode s.d. 31 Agustus 2026 pada Konferensi Pers APBN Kita Regional Banten.
Hingga Agustus 2026 Kanwil DJP Banten mencatat penerimaan pajak yang telah mencapai
realisasi sebesar Rp48,24 triliun atau mencapai 59,50% dari target Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) sebesar Rp81,08 triliun.
Kepala Kanwil DJP Banten, Aim Nursalim Saleh, menekankan pentingnya menjaga
pertumbuhan penerimaan pajak Banten dengan terus mendorong kepatuhan wajib pajak,
serta memperkuat pelayanan di seluruh unit vertikal. Langkah tersebut diharapkan mampu
memperkokoh kinerja pajak dalam kontribusinya terhadap pembangunan nasional yang
berkelanjutan.
Dua belas unit vertikal Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah kerja Kanwil DJP Banten
berhasil mencatatkan penerimaan pajak yang mengalami pertumbuhan netto positif. Capaian
tertinggi diraih oleh KPP Pratama Pondok Aren dengan capaian sebesar 62,53% dan tingkat
pertumbuhan terbaik diraih oleh KPP Pratama Cilegon sebesar 37,88%.
Dalam paparanya, Aim Nursalim Saleh menyampaikan, “Harapannya agar keberlanjutan
kinerja seluruh unit vertikal di lingkungan Kanwil DJP Banten dapat terjaga, sehingga
memperkuat penerimaan pajak di wilayah Banten dan mampu memberikan kontribusi yang
lebih signifikan bagi keberlangsungan pembangunan nasional,” ujarnya.
Mayoritas jenis pajak utama mengalami pertumbuhan (yoy) positif sampai dengan Agustus
2026, meliputi Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 yang mengalami pertumbuhan netto yang
cukup baik sebesar 20,99% (yoy). Pajak Penghasilan (PPh) Badan juga mengalami
pertumbuhan positif sebesar 1,97% (yoy) dan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi
mengalami pertumbuhan sebesar 11,69% (yoy). Selain itu Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Dalam Negeri juga mencatatkan kinerja baik yang tumbuh sebesar 27,7% (yoy).
Lebih lanjut Aim Nursalim Saleh menjelaskan realisasi penerimaan pajak sektor dominan
bulan Agustus 2026 di mana hampir seluruh sektor usaha mengalami pertumbuhan (yoy),
antara lain Industri Pengolahan (8,01%), Perdagangan Besar (24,06%), Konstruksi (8,83%),
Aktivitas Transportasi dan Penyimpanan (6,50%), Administrasi Pemerintahan (9,32%)
Aktivitas Administratif dan Penunjang Usaha (10,79%), dan Aktivitas Profesional (24%).
Kepala Kanwil DJP Banten, Aim Nursalim Saleh menyampaikan bahwa perkembangan
aktivitas ekonomi di berbagai sektor perlu diikuti dengan optimalisasi potensi pajaknya dan
diharapkan dapat terus mendorong kepatuhan wajib pajak. Dengan langkah yang dilakukan
secara berkesinambungan, penerimaan pajak di wilayah Banten diharapkan mampu tumbuh
optimal melalui pengawasan serta pelayanan perpajakan yang semakin efektif dan
memberikan dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten. (**)


