SERANG ( Haluan Banten ) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menggelar sidang istimewa untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 73, di ruang paripurna DPRD Kota Serang, Kamis (16/08/2018).

Sidang Paripurna istimewa dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kota Serang H.Namin, dan dihadiri oleh wakil ketua DPRD Bambang Janoko, wakil Walikota Serang H.Sulhi, unsur Forkompinda Kota Serang, para staf ahli walikota, para Camat dan Lurah se Kota Serang, tokoh masyarakat elemen pembentukan Kota Serang, alim ulama, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan perbankan, pimpinan Ormas, Organisasi wanita, serta para undangan.

Dalam pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko widodo saat memperingati HUT RI Ke – 73 di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta yang di saksikan melalui Live Streaming di Gedung DPRD Kota Serang, Presiden memaparkan sejumlah capaian yang telah dilakukan selama menjalankan pemerintahan empat tahun terakhir.
Disektor hukum misalnya, Jokowi mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi. Pemerintah juga memberikan prioritas yang tinggi pada upaya pencegahan sebagaimana halnya upaya penindakan.
Untuk itu, kata Jokowi, pemerintah telah mengeluarkan strategi nasional pencegahan korupsi, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 tahun 2018 sebagai arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi.
“Pemerintah juga meneruskan inisiatif saber pungli, satuan tugas sapu bersih pungutan liar, yang sampai semester I tahun 2018 telah melaksanakan 2.911 kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT)”kata Jokowi.

Selain itu dalam pidatonya, Jokowi mengklaim ekonomi Indonesia terus tumbuh dikisaran 5 persen pertahun, ditengah ketidakpastian ekonomi dunia yang sedang berlangsung, menurutnya inflasi selalu pada kisaran 3,5 persen.
“Ini sebuah capaian yang luar biasa untuk menjaga daya beli masyarakat. Realisasi inflasi bulan Juni 2018 berhasil ditekan pada angka 0,59 persen atau terendah dibandingkan inflasi saat Hari Besar keagamaan nasional dalam tujuh tahun terakhir” kata Jokowi.

Presiden Jokowi Widodo telah melakukan terobosan untuk memastikan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Salah satu wujud keadilan adalah program Bahan Bakar Minyak ( BBM ) satu harga.
Selain itu Kepala Negara menyebut terobosan lainnya adalah dengan peningkatan jumlah Dana Desa yang sejak tahun 2015 hingga tahun 2018 total alokasinya mencapai 187,65 Triliun.
“Dana Desa kita fokuskan untuk pembukaan infrastruktur bagi warga desa serta meningkatkan ekonomi produktif yang digerakkan oleh Badan Usaha Milik Desa ( BUMD ) dan pelaku UMKM di Desa” lanjut Jokowi.

Sementara itu ketua DPRD Kota Serang H. Namin, saat ditemui awak media usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden mengatakan, momentum peringatan HUT RI 73 ini hendaklah kita jadikan acuan untuk lebih meningkatkan lagi persatuan dan kesatuan antar warganegara, khusus warga Kota Serang.
“Hendaklah dengan momentum peringatan HUT RI 73 ini kita lebih pererat lagi persatuan dan kesatuan antar warganegara, khususnya warga Kota Serang. Janganlah perbedaan menjadi intrik-intrik perpecahan, boleh jadi kita berbeda pilihan, berbeda dukungan namun hendaknya perbedaan itu kita sikapi dengan arif dan bijaksana” kata Namin.

Menanggapi tentang pidato presiden, Namin menyampaikan sangat mendukung atas pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat.
“Atas kinerja dan pembangunan yang sudah dilakukan hendaklah kita dukung bersama-sama” ujarnya.(Mr)