SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang digagas oleh Polda Banten menuai apresiasi tinggi dari para peserta. Pelatihan ini dinilai menjadi angin segar bagi masyarakat yang sedang mencari kerja maupun mereka yang bercita-cita membangun usaha mandiri di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Kehadiran program yang mengedukasi bidang teknis seperti kelistrikan, pertanian hidroponik, hingga pengolahan limbah ini memberikan harapan baru bagi para pemuda di Banten, Salah satu peserta Muhammad Abdal mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan oleh Polda Banten. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Dirbinmas khusus bapak Bapak Kapolda Banten dan seluruh jajaran atas adanya program Poliran ini. Di sini saya mendapatkan pengalaman yang saya dapatkan secara gratis yang sangat berharga dari skill teknis yang selama ini sulit saya dapatkan di luar. Sekarang saya jauh lebih percaya diri untuk melamar kerja di industri atau bahkan mencoba membuka usaha sendiri,” ujar Abdal dengan penuh semangat.

Senada dengan mba Aulia peserta wanita yang mengikuti kelas pelatihan pertenakan dan pengolahan sampah, mengaku sangat terbantu dengan metode pelatihan yang aplikatif. Ia kini melihat potensi ekonomi dari hal-hal yang sebelumnya dianggap tidak berguna.

“Terima kasih banyak Polda Banten. Melalui Poliran, saya belajar bahwa limbah rumah tangga atau kotoran ternak bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis tinggi melalui pupuk organik. Pengalaman ini benar-benar membuka mata saya untuk menjadi wirausaha mandiri dari rumah. Program ini sangat nyata manfaatnya bagi kami yang ingin produktif tapi terkendala biaya pelatihan,” ungkap Aulia.

Program Poliran Gelombang VI ini memang dirancang untuk mencetak SDM yang siap pakai dan mandiri. Berdasarkan data keberhasilan dari gelombang sebelumnya, banyak alumni Poliran yang kini telah terserap di berbagai perusahaan maupun sukses menjalankan UMKM berbasis pertanian dan pengolahan limbah di wilayah Banten.

Harapan dari para peserta, program seperti Poliran dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan peningkatan keterampilan untuk kesejahteraan hidup yang lebih baik.