Rembang – Seperti lantunan do’a yang dilafalkan untuk memanggil roh pada saat kita bermain Jalangkung, itulah yang dialami Satgas TMMD ke 103 di bumi Ngatoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Sejak dibukanya oleh Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maemoen pada 15 Oktober 2018.

 

Karena jalan menuju lokasi pengerjaan harus ditempuh dengan berjalan kaki dan melewati jalan tanjakan, terjal dan berdebu.

 

Tapi hubungan emosional rasa kebersamaan dan keguyuban segenap elemen warga masyarakat Desa Pasedan dan sekitarnya dengan anggota Satgas TMMD semakin terlihat nyata. Dari berbagai elemen tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat maupun organisasi kemasyarakatan dan lainnya, sangat antusias ikut membantu pekerjaan yang hasilnya nanti hanya ditujukan untuk kemakmuran dan kesejahteraan bersama, bukan hanya bagi masyarakat Desa Pasedan saja.

 

Sasaran-sasaran baik pokok dan sasaran tambahan di lokasi TMMD, segenap warga masyarakat berangkulan bersama dengan anggota Satgas untuk turut menyukseskan gerakan ini. Datang ke lokasi TMMD bersama, bekerja bersama, istirahat bersama saat pulang juga yaaaaa mereka lakukan bersama.

 

Setelah selesai melaksanakan pekerjaan sasaran fisik TMMD Reguler 103, masyarakat Desa Pasedan dengan anggota Satgas TMMD bergegas kembali ke tempat istirahat bersama-sama. Tampak dengan jelas mereka saling bercengkrama dan bersenda gurau. Kiranya inilah sebagai cerminan bahwa warga masyarakat Desa Pasedan Kecamatan Bulu sudah menganggap anggota TNI yang terlibat dalam Sat gas TMMD sebagai saudara baru mereka.(0720)