Rembang – Pandangan yang berbeda pada dilokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke -103 di Desa Pasedan, biasanya anggota lantas pegang peluit tapi hari ada pandangan lain yang berbeda dilokasi pengecoran jalan arah Dukuh Ngotoko. (8/11)

Pembangunan fisik berupa pengecoran jalan arah Dukuh Ngotoko anggota Satgas TMMD Reguler ke -103, anggota lantas polres Rembang dan warga masyarakat Desa Pasedan melaksanakan kerja bakti untuk menyelesaikan pekerjaan pengecoran jalan yang tinggal selangkah lagi terselesaikan.

Brigadir Teguh salah satu anggota satlantas polres Rembang mengatakan Polri siap membantu program TMMD Reguler ke -103 di Desa Pasedan tergabung nya polisi dalam program TMMD Reguler ke -103 ini merupakan bentuk kebersamaan kemanunggalan TNI, Polri dan warga masyarakat untuk selalu bersinergi bersama – sama membangun jalan arah Dukuh Ngotoko untuk mengurangi kemiskinan melalui pembangunan khususnya di daerah pedesaan.

” Saya sudah terbiasa bersama TNI dan warga masyarakat bersama kerja bakti dan gotong royong biar terus ada tali silaturahmi “. ujarnya

Sapu lidi alat sederhana yang sangat membantu dalam pembangunan pengecoran jalan karena banyak sekali manfaat nya maka dari itu yang biasanya anggota polri membawa peluit di jalan raya kali ini sapu lidi yang terpenting dalam pengerjaan jalan cor arah Dukuh Ngotoko.

Dengan adanya rasa kebersamaan TNI, Polri dan warga masyarakat saling kompak dalam program TMMD Reguler ke -103 bahu – membahu tidak ada rasa canggung diantara mereka,semoga kedepannya TNI, Polri dan warga masyarakat seguyup kompak dan rukun sehingga tercipta keamanan dan ketertiban demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara yang kita cintai. (0720)