Rembang – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa [TMMD] yang ke-103, Selasa [13/11/18] secara resmi ditutup dan Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Moch Erwansjah S.I.P MM membacakan amanat KASAD dalam upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 tahun 2018 dalam pelaksanaan TMMD di seluruh Indonesia.

Melalui program TMMD, kita juga membangun dan membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong guna membantu percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan dan daerah tertinggal.

Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat yaitu “TNI manunggal Rakyat dalam mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis”. Melalui tema tersebut semangat membangun dan bergotong royong, persatuan dan kesatuan di antara segala perbedaan yang ada di Negara Indonesia, yang semuanya berawal dari daerah terpencil dan terluar dengan membangun dan memperkuat daerah-daerah dan desa tertinggal untuk mendukung stabilitas nasional dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam waktu terpisah Dandim 0720 Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, S.Sos, Mengatakan “ TMMD yang merupakan program lintas sektoral antara TNI depeartemen, pemerintah daerah dan masyarakat ini bisa bertahan, sehingga secara bertahap tapi pasti masalah di desa bisa kita selesaikan,”
“Kemauan masyarakat untuk menggunakan dan merawat serta melanjutkan pembangunan yang telah dirintis ini adalah tujuan paling penting dari TMMD kali ini,” pesannya.

“Semuanya dapat terselesaikan dengan baik berkat kerjasama dengan masyarakat, motto Kabupaten Subang “Rakyat Subang Gotong-royong” ternyata benar adanya. Partisipasi masyarakat luar biasa, ini akan menjadi contoh bagi daerah lainnya,” ujar Dandim.(0720)