Tangerang – Gerbang Banten. Efisien Maruao alias Ama Brand, (33 tahun) yang tinggal di perumahan permata balaraja Desa Saga, Kecamatan Balaraja, pada Hari Jum’at , tanggal 23/11/2018, ditemukan tidak bernyawa di RSUD Balaraja oleh keluarganya.

Korban mengalami luka di kepala bagian belakang, dan di antar oleh orang yang mengaku kerabat korban ke rumah sakit tersebut.

Menurut Relevan Maruao (adik kandung korban), korban pada hari itu sekira pukul 10’45 Wib pamitan berangkat kerja kepada istrinya setelah menerima telepon dari rekan bisnisnya.
Biasanya korban pulang sebelum jam 15.00 wib sore setiap harinya, tapi pada hari tersebut Abangnya itu tidak kunjung sampai dirumah, dan akhirnya keluarga mencoba menghubungi melalui telepon selulernya dan sudah tidak bisa dihubungi lagi.

Iptu Subarjo selaku Kanit Reskrim Polsek Balaraja menuturkan kepada wartawan bahwa telah ada beberapa orang yang telah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut dan bahkan ada yang telah diamankan, akan tetapi kasus ini masih didalami oleh penyidik guna mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Hingga saat ini telah dilakukan otopsi untuk mengambil beberapa sample untuk di bawa ke Lapfor, setelah itu kami akan lakukan gelar perkara. Hasil dari semua itu akan kami sampaikan melalui konferensi pers nantinya, Katanya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada kepastian siapa pelaku pembunuhan terhadap korban.
Pihak keluarga korban menaruh harapan besar kepada pihak kepolisian khususnya Polsek Balaraja untuk secepat mungkin mengungkap siapa pelaku dan apa motif dia melakukan pembunuhan yang sangat keji tersebut, karena korban adalah tulang punggung di kelurga besarnya, dia minigalkan anak-anaknya beserta istrinya.(
F. Ndruru)