CILEGON (Haluan Banten) – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas III Cilegon melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Muhajirin Lapas kelas III Cilegon, Kamis (29/11/2018). Lebih dari 200 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tampak antusias mengikuti peringatan maulid nabi yang menghadirkan penceramah KH. Cepi Safarudin.

Tidak hanya WBP, Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) kelas III Cilegon Hari Aris Susila beserta para pejabat dan staf lapas, turut hadir pula perwakilan dari kantor wilayah kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Banten, Wasito, dari Polsek Cibeber, Koramil Cibeber serta tokoh masyarakat disekitar lapas. Mereka semua tampak khidmat mendengarkan ceramah agama yang berjudu ” Jadikan Peringatan Maulid Untuk Meningkatkan Keimanan Kepada Allah SWT”.

Kalapas dalam sambutannya menuturkan, kegiatan maulid nabi Muhammad SAW memang setiap tahun dilaksanakan dilingkungan lapas dan rutan diseluruh Indonesia, sesuai himbauan Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kemenkumham RI.
” Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ketaqwaan terutama bagi warga binaan dan petugas lapas” tuturnya.

Melalui kegiatan seperti ini, Hari Aris Susila berharap, agar WBP semakin menyadari atas kesalahan melalui pendekatan – pendekatan keagamaan, agar selalu ikhlas dengan apa yang telah ditakdirkan, serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
” Harapan saya baik kepada WBP dan pegawai agar dapat meneladani dan mencontoh sikap keteladanan dari Rasulullah, khususnya WBP agar lebih khusuk lagi beribadah, berdzikir dan mengikuti kegiatan keagamaan yang telah ditetapkan di lapas,” Pungkasnya.

Sementara itu dalam tausiyahnya ustadz KH. Cepi Safarudin, mengajak kepada seluruh WBP khususnya dan semua yang hadir dalam kesempatan tersebut untuk selalu menerapkan semboyan 5 S dalam kehidupan sehari-hari, yakni : Syukur, Sabar, Sholat, Silahturahim dan Sedekah.
” Insyaallah kalau kita selalu menerapkan semboyan 5 S tersebut dalam kehidupan sehari-hari, maka hidup kita akan merasa bahagia,” Ajaknya.

Lebih lanjut KH. Cepi mengatakan bahwasanya setiap manusia pasti mempunyai salah, akan tetapi sebaik-baiknya kita harus dapat menyadarinya dan memperbaiki kesalan tersebut.
” Walapun berada dalam lapas harus tetap beribadah dan harus dapat memperbaiki diri dari kesalahan yang pernah dilakukan,” Tutupnya.

Diakhir acara pihak panitia membagikan hadiah kepada para pemenang perlombaan yang diikuti oleh WBP diantaranya lomba Adzan, lomba MTQ dan Cerdas Cermat. (Mar)