TANGSEL , (haluanbanten.co.id) – Hitungan hari menuju peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia membuat Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperkuat koordinasi seluruh unsur yang terlibat dalam upacara 17 Agustus 2026.
Kesiapan tersebut diuji melalui gladi kotor yang digelar Kamis (13/8/2026). Simulasi menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap petugas memahami peran dan tanggung jawabnya sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai susunan yang telah ditetapkan.
Asisten Administrasi Umum Kota Tangerang Selatan, Dandy Pryantara, menjelaskan bahwa gladi bukan sekadar latihan teknis. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengukur kesiapan seluruh unsur sekaligus menemukan potensi kendala sebelum pelaksanaan upacara.
“Gladi kotor ini untuk memastikan seluruh rangkaian dan petugas memahami tugas masing masing. Kalau masih ada yang perlu diperbaiki, bisa segera kita evaluasi sebelum pelaksanaan upacara pada 17 Agustus,” kata Dandy.
Ia menekankan pentingnya koordinasi karena pelaksanaan upacara melibatkan banyak unsur dengan tugas berbeda. Ketepatan waktu dan keteraturan setiap tahapan menjadi faktor penting agar upacara dapat berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Menurutnya, persoalan teknis sekecil apa pun perlu diantisipasi sejak awal. Melalui gladi kotor, panitia dapat melihat langsung bagaimana alur kegiatan berjalan sekaligus melakukan koreksi apabila ditemukan bagian yang belum sesuai.
“Yang paling penting adalah koordinasi. Semua unsur harus memahami peran masing masing, sehingga pada saat pelaksanaan nanti seluruh rangkaian bisa berjalan dengan tertib dan khidmat,” ujarnya.
Persiapan Menyeluruh
Selain kesiapan personel, Pemkot Tangsel turut memastikan sarana dan prasarana pendukung upacara berada dalam kondisi siap digunakan. Pengaturan peserta, petugas, alur kegiatan dan aspek teknis lainnya menjadi perhatian dalam tahapan persiapan.
Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan pada hari pelaksanaan. Dengan persiapan yang matang, seluruh unsur diharapkan dapat bekerja secara terkoordinasi sehingga pelaksanaan upacara berjalan efektif dan tidak kehilangan nilai kekhidmatannya.
Bagi Pemkot Tangsel, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga memiliki makna yang lebih luas. Kemerdekaan menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.
Nilai tersebut dinilai relevan untuk terus diwujudkan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun kehidupan masyarakat. Semangat kemerdekaan tidak berhenti pada upacara, tetapi diterjemahkan melalui kerja, pelayanan publik dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dengan gladi kotor sebagai salah satu tahapan akhir persiapan, Pemkot Tangsel optimistis seluruh rangkaian upacara 17 Agustus 2026 dapat terlaksana secara lancar, tertib dan penuh khidmat.
Momentum HUT ke-81 RI pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan nasional, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persatuan, gotong royong dan pengabdian merupakan kekuatan penting dalam melanjutkan pembangunan Kota Tangerang Selatan.(Adv, Kominfo)

