CILEGON (Haluan Banten) – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tingkat Madya tahun 2018. Penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise di Sekretariat Istana Wakil Presiden, Rabu (19/12).

Penghargaan tersebut diterima oleh Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi dan didampingi Kepala Bappeda sekaligus Ketua Pokja Pengarusutamaan Gender Ati Marliati, Kepala DP3AKB Kota Cilegon Heni Anita Susila, Kepala Bidang PUG dan PP DP3AKB Kamilah Hafid Elfatah dan Kepala Bidang Sospem Bappeda Arrysandi.

Diketahui penghargaan APE diberikan kepada Pemkot Cilegon, berdasarkan hasil seleksi dari kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementrian PPPA melalui tim verifikasi APE Pada tanggal 30 Oktober 2018. Penilaian APE tersebut didasarkan atas upaya-upaya organisasi perangkat daerah (OPD) dan lintas sektoral lainnya, yang tergabung dalam Pokja Pengarusutamaan Gender (PPUG).

Kepala DP3AKB Heni Anita Susila mengatakan, pihaknya sebagai leading sector terus berupaya dalam memaksimalkan program PUG. Sehingga kesenjangan antara laki-laki dan perempuan bisa diminimalisirkan, baik dari partsipasi perempuan dalam pembangunan maupun hasil dari pembangunan, yang diperuntukan secara adil bagi laki-laki dan perempuan.

 

“Kita mengajak masing-masing OPD dalam perencanaan program kegiatannya, menggunakan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). Dengan menggunakan metode GAP (Gender Analysis Pathway) dan GBS (Gender Budget Statement), semua kegiatan yang ada di OPD diharapkan lebih responsif gender, artinya harus ada keseteraan dan keadilan gender,” jelasnya kepada Mandiri FM, Kamis (20/12).

Perlu diketahui Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Madya adalah sebuah penghargaan sebagai salah satu bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementerian atau Lembaga Pemerintah Daerah dalam upaya memwujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi Pengarusutamaan Gender (PUG). (Mar)