
TANGSEL (Haluan Banten) – Kelurahan Bambu Apus, Pamulang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Bambu Apus memiliki pagu anggaran untuk musrenbang 2019 senilai Rp2,2 Miliar dengan jumlah penduduk sebanyak 27.896 jiwa.
Turut hadir Ketua DPRD Tangsel M. Ramli, dan 3 anggota DPRD Tangsel yakni, Abdurahman, Iwan Rahayu, Tarmizi, Sekcam Pamulang Hamdani, dan para perwakilan OPD Pemkot Tangsel.
Kelurahan Bambu Apus dalam musrenbang 2019, dinilai berbeda dengan kelurahan lain yang ada di wilayah Tangsel. Karena Bambu Apus memiliki laporan kegiatan yang dikemas dalam satu buku.
Dalam pemaparannya, Anggota DPRD Tangsel Tarmizi, mengatakan, musrenbang sebagai salah satu tahapan perencanaan pembangunan dan menjadi titik awal perencanaan di wilayah Bambu Apus. Bahkan, ia turut berkomentar tentang buku musrenbang 2019 yang dimiliki Kelurahan Bambu Apus.
“Apa yang dilaporkan dalam buku cukup bagus, seperti kegiatan dalam bentuk fisik yakni infrastruktur. Padahal, dalam perencanaan besar Walikota Tangsel, bukan hanya infrastruktur tapi juga pembangunan SDM menjadi hak yang sangat penting,” paparnya.
Ia berharap, dalam diskusi muncul rencana kedepan yang sifatnya membangun manusia, pemberdayaan kegiatan dan lainnya.
“Dinasnya sudah ada, tinggal bapak ibu mencatat apa saja yang ingin usulkan. Misalnya, pelatihan keterampilan, perbengkelan, sablon yang difasilitasi. Itu seharusnya yang menjadi prioritas,” ungkap Tarmizi.
Sementara Iwan Rahayu, Anggota DPRD Tangsel mengatakan agar secara keseluruhan wilayah Bambu Apus mendapatkan kue pembangunan. Maka segala usulan harus ditampung tanpa melihat siapapun warganya.
“Yuk kita sama-sama memberikan usulan dalam musrenbang 2019 untuk pembangunan 2020. Jika pembangunan tumbuh, maka perekonomian pun secara otomatis ikut tumbuh,” pungkasnya.
Lurah Bambu Apus, Subur yang juga memaparkan visi misi, dalam sambutannya juga berharap agar dibuatkan SMP Negeri di wilayah Kelurahan Bambu Apus, seiring dengan adanya sistem zonasi.
“Banyak aduan masyarakat agar ada SMP Negeri. Kita ajukan dan cari fasos fasum untuk membangun SMP Negeri,” jelasnya.
Selain itu juga banyak yang mengajukan infrastruktur dan selokan air. Banyak juga yang mengajukan untuk pemberdayaan masyarakat.
“Karena Kelurahan Bambu Apus membuat Profil Musrenbang 2019 melalui sebuah buku. Dengan musrenbang ini saya berharap semua masukan dapat terwujud guna kesejahteraan warga Bambu Apus,” bebernya.
Sekretaris Camat Pamulang Hamdani, mengatakan bahwa Bambu Apus memberikan penampilan yang berbeda dari kelurahan-kelurahan yang lainnya. Karena Kelurahan Bambu Apus membuat Profil Musrenbang 2019 melalui sebuah buku.
“Dengan Musrenbang ini saya berharap semua masukan dapat terwujud guna kesejahteraan warga Bambu Apus,” bebernya. (Humas-Kominfo/Yudhi)


