BLORA- ( Haluan Banten ) –  Peringatan Hari Kartini ke-140 tingkat Kab.Blora, Dinas Kesehatan Kab.Blora menggelar kegiatan Gerakan Peningkatan Cakupan IVA di Kab.Blora
bertempat di UPTD Puskesmas Rowobungkul Ds.Rowobungkul Kec.Ngawen, yang di ikuti kurang lebih 400 orang warga Desa Rowobungkul(Kamis tanggal 04 April 2019)

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP. PKK Kab.Blora (Hj. Dra. Umi Kulsum,SE Djoko Nugroho),Ketua Persit Candra Kirana Cabang Kodim 0721/Blora / yang diwakili oleh Ibu Ketua Persit Koramil 12/Ngawen dan Jajarannya, Ketua TP PKK Kec.Ngawen dan seluruh
Forkopimcam Ngawen serta Kalur/Kades 12 Desa se wilayah UPTD Puskesmas Rowobungkul Kecamatan Ngawen.

Rangkaian kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan adalah pemeriksaan ibu hamil, IVA, Donor darah dan pemeriksaan gratis, pembagian bantuan sembako/keluarga stunting dan pemeriksaan Lansia.

Dalam sambutannya ibu Ketua TP PKK Kec.Ngawen mengatakan, bahwa perlu diketahui anak-anak yang kena stunting di wilayah Puskesmas Rowobungkul ini cukup besar yaitu sebanyak 163 anak yang kena stunting, pada hari ini juga ada anak sedang kena stuting supaya bisa mencegah dan bisa diatasi, ibu bersama anak yang kena stunting saya harap jangan berkecil hati, setiap keluarga yang kena stunting sudah di dampingi oleh kader- kader kesehatan.tandasnya kepada ibu Ketua TP. PKK Kab.Blora.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kab.Blora (Hj. Dra. Umi Kulsum,SE Djoko Nugroho) pun mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sudah berjalan di beberapa wilayah pada waktu lalu yaitu ada kegiatan deteksi dini kanker servik, kanker payudara, IVA dan Stunting.

Terima kasih banyak atas kerjasamanya masyarakat/ warga Desa Rowobungkul yang sadar akan kesehatan, terlebih khusus bagi ibu-ibu usia subur diseluruh Kab.Blora, tentang IVA adalah pasangan usia subur kurang lebih 16.000 di seluruh kab blora, akan tetapi hanya yang sadar dan berani periksa hanya 1.000 orang Yang 15.000 tidak mau periksa.

Pemeriksaan IVA perlu diketahui bahwa kesehatan itu mahal dan semua puskesmas sekarang sudah bisa melayani kanker servik dan kanker payudara adalah pembunuh wanita yang paling banyak dan yang paling sering pebunuhan wanita adalah kanker servik dan kanker payudara, jangan sampai ibu-ibu terjangkit stadium 4 kalau bisa secepatnya harus sering periksa kesehatan secara berkala minimal 1 tahun sekali.pungkasnya ( editor Koptu Solikin )