Serang –
Perkumpulan Urang Banten (PUB) masih terus setia mendampingi korban banjir Serang, Banten, pasca bencana yang terjadi akhir Februari lalu.
Di samping menyalurkan bantuan makanan dan sembako, PUB bersama sejumlah instansi dan lembaga terkait lainnya, saat ini juga telah menyediakan fasilitas layanan kesehatan bagi para korban banjir Serang.
“Alhamdulillah, sampai saat ini banyak pihak yang bergabung dengan kami memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir. Kami di PUB lebih berperan sebagai inisiator gerakan, adapun yang lainnya, adalah buah dari kolaborasi multipihak,” kata Wakil Ketua Umum PUB Bidang Penanggulangan Bencana, Nana Sujana, Sabtu (12/3/2022).
Menurut Nana Sujana, berdasarkan banyak pengalaman, proses pemulihan pasca bencana merupakan bagian tersulit yang dihadapi para korban.
Terlebih, dalam konteks banjir, kerap kali berbagai penyakit datang menyusul, mulai dari gatal-gatal, diare dan gejala demam berdarah.
“Oleh karena itu kami hadirkan layanan kesehatan umum. Kebetulan Rumah Sakit UI, RS Hermina, Ikatan Dokter Indonesia, Digital Hospital dan beberapa instansi lain bersedia memberikan layanan itu kepada korban banjir,” terang Nana Sujana, yang juga merupakan Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana Urang Banten.
Bukan hanya layanan kesehatan umum, PUB juga menyediakan layanan kesehatan dokter spesialis, meliputi pemeriksaan mata, katarak, cleft lip (bibir sumbing) dan kandungan.
“Khusus untuk kandungan, banyak Ibu-ibu yang merasa sangat terbantu, karena mereka bisa mengetahui kesehatan kandungan mereka, jenis klamin anak mereka dan sebagainya,” tandas Nana Sujana.
Lebih lanjut Nana Sujana menegaskan, bahwa hadirnya layanan kesehatan bagi korban banjir merupakan wujud implementasi konstitusi, yang mengamanatkan agar layanan kesehatan dapat diakses oleh semua masyarakat, secara mudah, baik dan berkualitas.
“Akhirnya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah turut serta berkolaborasi meringankan beban para korban banjir Serang Banten. Mulai dari lembaga pemerintah, asosiasi, institusi, hingga para relawan semuanya,” papar Nana Sujana.
“Semoga kolaborasi ini bisa terus dijaga dan berkelanjutan, sehingga masyarakat mendapat manfaat dari apa yang kita dedikasikan. Dan semoga semua telah kita sumbangsihkan dengan ikhlas, dinilai sebagai ibadah oleh Allah Swt,” sambung Nana Sujana, menutup.(red)


