PANDEGLANG – Dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H, Mathla’ul Anwar Boarding School menggelar Tarhib Ramadhan dengan mengangkat tema “Menyiapkan Ramadhan Terbaik” secara virtual via zoom meeting, pada Kamis,(31/3/22).

Dalam kegiatan Tarhib Ramadhan yang menarik ini mengundang narasumber yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya, diantaranya KH Lili Nahriri LC (Pimpinan Ponpes Taqurma Menes) , KH Zaenal Solihin (Pegiat dakwah Mathla’ul Anwar) Dr Agus Nurcholis (Akademisi Unma Banten) KH Ali Fauzan LC (Kemenag RI).

Ketua Bidang II PB MA, Drs Mohamad Zen dalam sambutannya menuturkan menyambut baik dan mengapresiasi acara ini, karena sebagai ucapan syukur dan berbahagia suka cita menyambut bulan yang penuh berkah yaitu bulan Ramadhan.

“Dalam menyambut bulan Ramadhan ini kita harus mempersiapkan bekal keilmuan agar apa yang kita lakukan selama bulan Ramadhan sesuai tuntutan dan pedoman serta tata cara yang islami” jelasnya.

KH Lili Nahriri selaku pimpinan Ponpes Taqurma Menes menyampaikan selama bulan Ramadhan terdapat amaliyah yang harus kita lebih perhatikan seperti shalat tarawih. Jangan sampai ibadah-ibadah kita dalam bulan Ramadhan cenderung asal dan harus dengan dasar ilmunya.

“Banyak ibadah amaliyah yang berbeda antara bulan ramadhan dan bulan-bulan lainnya, maka hal ini sebagai sarana kita untuk terus meningkatkan ibadah kepada Allah SWT” tuturnya.

KH Zaenal Solihin mengatakan bahwa dalam menyambut bulan Ramadhan tidak hanya sekedar menyambut dengan penuh kemewahan dunia, yang terpenting kita menyambut Ramadhan dengan persiapan ilmu, mental, jasmani, rohani dengan penuh syukur dan ibadah yang lebih meningkat.

“Kadang ada yang salah kaprah di masyarakat menyambut Ramadhan dengan segala perbekalan duniawi saja, padahal bulan Ramadhan ini memberikan berkah dan ampunan kepada hambanya untuk lebih meningkatkan keimanana dan ketakwaan kepada Allah SWT” Tegasnya.

KH Ali Fauzan LC menuturkan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan ini sebagai refleksi atau muhasabah kita dalam menjalani hidup di dunia ini, coba kita bayangkan andaikan Ramadhan ini menjadi bulan Ramadhan yang terakhir dalam hidup kita, pasti kita akan selalu mempersiapkan dan melewatinya dengan serius.

“Refleksi menyambut bulan Ramadhan ini harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari kita agar lebih baik dan meningkat, bulan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki dan mengevaluasi hidup kita yang kurang baik dari bulan-bulan sebelumnya” ucapnya.

Dirinya juga memotivasi dan mengajak kepada kita semua untuk selalu senantiasa berbuat kebaikan, terdapat peristiwa agung pada bulan Ramadhan yaitu bulan diturunkannya Al-Qur’an dan ada malam Lailatul Qodar (malam lebih baik dari 1000 bulan), maka optimalkan bulan Ramadhan dengan sebaik mungkin, terangnya.

Sementara itu Dr Agus Nurcholis menyampaikan bahwa berkali-kali Ramadhan dipertemukan dengan kita. Tujuannya adalah pensucian dan kesempurnaan, oleh karena itu jangan disia-siakan. belum tentu kita bertemu lagi dalam Ramadhan tahun depan.

“Allah SWT memfasilitasi bulan Ramadhan dengan segala kelebihan dan keistimewaannya, maka kita untuk mencapai derajat takwa kita harus mempersiapkan dan melakukan amaliyah yang terbaik” tutupnya**