Oleh Novfita Risma Yenni
( Mahasiswa universitas Andalas, jurusan sastra Minangkabau)

Di kecamatan Batipuh setiap nagari nya ada yang berbeda saat awal bulan puasa ada yang mengikuti pemerintah, ada yang melihat bulan dan ada juga mengikuti muhamadiyah di setiap nagari punya keyakinan masing-masing untuk mulai nya bulan puasa di daerah itu sendiri, kesenjangan satu dua hari tidak berpengaruh bagi masyarakat setempat.

Satu hari sebelum menyambut puasa masyarakat Batipuh biasa nya melakukan tradisi berupa mandi balimau, ziarah ke kuburan sanak keluarga, marandang, malamang, manjalang mintuo. Mandi balimau merupakan tradisi mandi dengan daun daunan dan limau ( asam) di lakukan biasanya di sungai, caruak,danau bertujuan untuk menyucikan diri serta mandi yang bersih. Ziarah ke makam orang tua dan saleh wali membersihkan kuburan sanak saudara di lokasi pakuburan juga di kelompokan berdasarkan suku, tempat tinggal dan nagari.  Marandang keunikan bahan bahan rendang bersifat alami sehingga bersifat sebagai bahan pengawet alami, tidak heran jika rendang bisa tahan lama untuk makan pas bulan puasa. Malamang tradisi ini bukan untuk kepentingan pribadi melainkan bagian kebiasaan masyarakat secara bersamaan oleh kerabat atau sekelompok. Tujuan dari dari malamang untuk mempererat tali silaturahmi menunggu datangnya bulan suci Ramadhan. Manjalang mintuo atau mengunjungi mertua di lakukan oleh perempuan yang telah menikah mempunyai suami di Minangkabau saat sebelum atau menjelang  bulan puasa ramadhan, menjalang mintuo upaya menantu bersilaturahmi bersama mertua dan keluarga besar laki laki ( suaminya) , tradisi ini menjadi rutinitas perempuan Minangkabau terutama bagi yang baru berumah tangga, ketika menjalang mintuo si perempuan ini membawa makanan tradisi Minang berupa lamang tapai, oleh sebab itu tradisi malamang dan manjalang mintuo ini serentak di lakukan ketika memasuki bulan Ramadhan.

Kegiatan ramadhan  momen yang di tunggu umat muslim sedunia termasuk masyarakat Batipuh. Uniknya masyarakat Indonesia menyimpan ragam yang tidak ada di daerah lain salah satunya “ngabuburit” , ngabuburit kegiatan menjelang waktu berbuka puasa tiba. Ngabuburit dapat berupa banyak hal seperti jalan jalan, bermain, mencari takjil, pergi ke pasar kuliner dan lain lain. Makanan yang khas di daerah Batipuh yang banyak di beli buat makanan berbuka iyalah ” kalamai gegek” dan makanan khas lain nya. Kegiatan berbuka puasa bersama berguna untuk menjalin hubungan silaturahmi sesama teman dengan kehangatan yang di ciptakan untuk hubungan pertemanan semakin erat, momen berbuka puasa bersama ajang saling mendoakan, ajang memberikan pengalaman dan berbagi cerita.

Bulan suci ramadhan bulan yang di tunggu semua umat muslim sedunia, bulan penuh banyak berkah, bulan yang di turunkan di dalamny Al Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi manusia dan menjelaskan hak dan yang batil. Serta bulan suci Ramadhan ini turun Lailatul Qadar biasa nya yang di tunjukkan di dalam Al Qur’an dan hadits turut nya Lailatul Qadar itu sepanjang malam bulan itu atau sepuluh terakhir bulan Ramadhan.

Lailatul Qadar malam malam kemuliaan malam yang lebih baik dari 1000 bulan atau 30 ribu malam setara dengan 83,33 tahun. Manusia tidak pernah mengetahui kapan datang nya malam Lailatul Qadar ini namun biasanya mulai dari 10 puasa terakhir di bulan Ramadhan terutama pada tanggal ganjil. Keutamaan malam Lailatul Qadar adalah amalan ibadah yang dilakukan setiap individu seperti sholat, sedekah, zikir, baca Alquran amalan yang di lakukan tiap malam itu lebih baik dari 1000 bulan. Keistimewaan Lailatul Qadar lebih baik dari pada 1000 bulan, di ampuni dosa dan di terima amal dan di jauhkan dari api neraka, di kabulkan doa doa, penuh berkah, di catat takdir tahunan. Bulan suci Ramadhan dimana semua umat muslim melakukan puasa selama satu bulan (30 hari)  .

Puasa iyalah “menahan ” puasa ibadah yang mengharuskan semua manusia yang melaksanakan ibadah ini menahan lapar  serta segala  sesuatu menurut kepercayaan masing-masing yang dilakukan dengan menahan nafsu makan dan minum dan segala hal yang membatalkan nya.Ibadah puasa dalam rangka untuk memenuhi ibadah dalam suatu agama atau kewajiban yang harus dilaksanakan umat Islam dalam kepercayaan suatu agama. Tujuan dari puasa Ramadhan ini bertujuan untuk menahan diri, melatih diri untuk menghindari dosa dosa di hari lain.

Di dalam agama Islam puasa adalah kewajiban untuk umat nya karena puasa termasuk dalam rukun Islam yang urutan ke tiga. Puasa wajib yang ada di agama Islam di sebut dengan puasa Ramadhan, sesuai nama nya puasa ramadhan di lakukan tanggal 1 bulan  ramadhan sesuai dengan tanggal hijriah biasanya puasa di lakukan 29 – 30 hari .

Pelaksanaan puasa di mulai dari terbit matahari di tandai dengan imsak dan di akhiri dengan tengelam matahari di tandai dengan azan berkumandangnya azan magrib. Lalu orang orang berdatangan ke mesjid atau ke surau terdekat untuk melaksanakan sholat isya serta tarawih berjamaah sebelum sholat tarawih biasanya anak anak Mts atau SMA di harus kan untuk ceramah dan anak anak mencatat di agenda masing masing untuk tugas dari sekolah setelah itu di lanjutkan dengan tarawih. Sholat tarawih di nagari Tanjung barulak ada masyarakat yang melakukan sholat tarawih 20 dan 8 itu tergantung pada orang itu sendiri selesai sholat tarawih anak anak bermain belanja lari larian . Pemuda pemudi lanjut dengan kegiatan mengaji tadarus sampai waktu sahur dan pergi keliling kampung membangunkan sambil teriak “sahur sahur”.

Penulis adalah Novfita Risma Yenni Lahir di Padang Panjang,  Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau Universitas Andalas, Penulis Berdomisili sekarang di Tanah Datar, Sumatera Barat.