PANDEGLANG, (Haluanbanten.co.id) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Yayasan Sahabat Nurani Banten akan menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas pemuda di Desa Cigondeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (6/8) siang, mulai pukul 15.30 WIB.

Ada tiga narasumber yang dijadwalkan hadir sebagai pembicara dalam diskusi luring (offline) bertajuk ”Waspada Terhadap Pinjaman Online Ilegal” itu. Mereka adalah influencer Azmy Zen, musisi Ana Livian, pelaku industri event Raka Maukar, dan Sintia Dewi selaku moderator.

”Diskusi literasi digital masuk desa lintas komunitas ini bisa diikuti gratis. Caranya, silakan mendaftar secara online ke link registrasi di https://s.id/pendaftaranpandeglang0608. Peserta akan mendapat e-sertifikat resmi dari Kemenkominfo dan e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Sabtu (5/8).

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan, koordinasi Kemenkominfo dengan Satgas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan (sebelumnya dikenal sebagai Satgas Waspada Investasi) telah memblokir ribuan website dan konten yang menawarkan pinjaman online tanpa izin (ilegal). Namun, platform pinjol ilegal terus bermunculan setiap hari di dunia maya.

”Platform pinjol ilegal terus bermunculan di internet. Selama April-Juni 2023, Satgas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan menemukan lebih dari 400 website dan konten di media sosial yang menawarkan pinjaman online tanpa izin,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Kemenkominfo menambahkan, selama April-Juni 2023 Satgas telah menemukan sebanyak 352 platform pinjaman online (pinjol) ilegal dan 77 konten di Facebook dan Instagram yang menawarkan pinjol secara ilegal. ”Semua telah kita blokir supaya dapat menekan peluang pelaku penipuan dalam memperdaya masyarakat,” imbuh Kemenkominfo.

Menurut Kemenkominfo, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satgas mengimbau kepada masyarakat agar dapat turut serta dalam pemberantasan kegiatan ilegal, termasuk pinjol. ”Pemberantasan terhadap tawaran kegiatan ilegal sangat membutuhkan dukungan dan peran serta dari masyarakat. Yakni, sikap kehati-hatian dan kewaspadaan dalam menerima tawaran dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Agar tidak menjadi korban pinjol ilegal, Kemenkominfo meminta masyarakat harus lebih jeli dan paham dalam melihat jasa produk atau layanan keuangan pinjaman online. Layanan ini biasanya sangat mudah diakses masyarakat melalui ponsel untuk mencari pinjaman uang. ”Jika tidak selektif dalam memilih, masyarakat akan terkena jeratan utang yang mencekik oleh pinjol ilegal,” tandasnya.

Diskusi lintas komunitas yang akan digelar ”chip in” dalam acara Mitigasi Bencana Berbasis Komunitas itu direncanakan dihadiri sejumlah komunitas sebagai peserta. Di antaranya: Komunitas Pasir Picung, Kadu Taleot, Legon Sejati, Cigandeng Asri, dan Komunitas Citengkil Berkah.

Sebagai informasi, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga 2024.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. (*)