KOTA SERANG,(haluanbanten.co.id) Para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Serang masih banyak berkeliaran di wilayah Kota Serang.
Berbagai aktivitas para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) mulai dari gelandangan, pengemis hingga pengamen jalanan masih di temukan di sejumlah daerah di Kota Serang.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Toyalis mengaatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Serang.
“Selama ini penanganan PMKS sudah banyak yng kita lakukan,” kata Toyalis saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat(18/08)
Toyalis mengaku pihaknya telah melalukan upaya dengan memberikan pelatihan bagi para PMKS mulai dari cara memasak hingga pelatihan memijat.
“Kita sudah latih para PMKS mulai dari lansia kita latih cara memasak, yang laki-lakinya ingin latihan urut,” kata Toyalis
Tak hanya itu, Toyalis juga mengatakan, pihaknya memberikan pelatihan tataboga terhadap kalangan remaja yang merupakan eks kekerasan seksual.
“Ada juga lima orang remaja yang juga merupakan para anjal yang kita kirim ke Rangkas untuk mengikuti pelatihan servis elektronik dan motor,” jelasnya
Namun demikian, Toyalis mengaku pelatihan tersebut masih belum dilaksakan secara maksimal lantaran permasalah anggaran yang juga masih minim.
“Anggarannya Rp800 juta untuk PMKS. Untuk kegiatan pelatihan-pelatihan,” katanya
Ia mengatakan, kegiatan pelatihan bagi para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang dilakukan selama dua hari dianggap masih belum maksimal.
“Hanya saja kemarin karena keterbatasan anggaran dari pemerintah, jadi belum bisa secara maksimal. Tapi setidaknya mereka punya bekal,” katanya
Meski demikian, Toyalis berharap dengan pelatihan yang diberikan, dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)
“Jadi harapannya, mereka dikasih bekal keterampilan agar kedepan bisa bekerja sesuai dengan apa yang telah dilatih sebelumnya,” ujarnya mengakhiri ( ADV)


