Bintaro, (haluanbanten.co.id) – BPJS Ketenagakerjaan Tangsel Bintaro membayarkan klaim jaminan kematian sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris almarhum Jupri. Diketahui almarhum bekerja sebagai driver mitra kurir dari PT Prima Modern Logistic Indonesia yang merupakan anggota Asperindo. Santunan ini merupakan manfaat dari program Jaminan kematian yang diikutinya selama bekerja sebagai mitra kurir.

Penyerahan santunan dilakukan dalam suasana haru namun penuh rasa syukur, sebagai wujud nyata hadirnya perlindungan negara bagi para pekerja sektor logistik, termasuk para kurir yang setiap hari menghadapi risiko di lapangan.

Sekretaris Asperindo, Denies Susanto, menyampaikan belasungkawa yang mendalam, sekaligus menegaskan komitmen asosiasi dalam memastikan seluruh pekerja mitra mendapatkan perlindungan yang layak.
“Almarhum Jupri adalah bagian penting dari rantai distribusi logistik kita. Melalui santunan dari BPJS Ketenagakerjaan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, serta menunjukkan bahwa perlindungan sosial adalah hak bagi setiap pekerja,” ujarnya.

Budi Prasetyo selaku  Manajer Operation PT Prima Modern Logistics Indonesia juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi almarhum selama bekerja.
“Jupri dikenal sebagai pekerja yang disiplin dan bertanggung jawab. Kami sangat kehilangan sosok beliau. Penyerahan santunan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap keluarga almarhum dan komitmen dalam memastikan mitra tetap terlindungi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tangsel Bintaro, Arrachman Yunianto menyampaikan bahwa seluruh perusahaan logistik dan para mitra kurir untuk terus memperkuat perlindungan sosial melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, berkelanjutan, dan menyejahterakan.
“Kami akan terus bersinergi dan membutuhkan komitmen dari seluruh perusahaan logistik dan para mitra kurir untuk memperkuat perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan, guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, berkelanjutan, dan menyejahterakan. Kerja Keras Bebas Cemas” Ucapnya.