Kota Tangerang, (haluanbanten.co.id) – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar kegiatan Penyuluhan Keluarga Berkualitas bagi calon pengantin (catin).

Program ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga sejak sebelum rumah tangga terbentuk. Calon pengantin menjadi sasaran strategis karena merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang sehat.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menjelaskan, persiapan pernikahan harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya terfokus pada seremoni atau administrasi semata.

Menurutnya, stunting tidak hanya menjadi persoalan kesehatan semata, namun juga sangat dipengaruhi oleh faktor sosiokultural seperti pola asuh, kondisi ekonomi, hingga minimnya keterlibatan ayah dalam proses tumbuh kembang anak.

“Pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, yaitu sejak fase calon pengantin. Kita tidak bisa hanya mengintervensi saat anak sudah lahir. Melalui penyuluhan ini, kami membekali para calon orang tua dengan kesiapan holistik mulai dari aspek kesehatan, psikologis hingga kesiapan ekonomi agar mereka mampu membangun keluarga yang kokoh dan berkualitas,” ujar Tihar, Selasa (28/4/26).

Ia menambahkan, salah satu poin penting dalam penyuluhan ini adalah meningkatkan kesadaran akan peran ayah.

“Kami menekankan bahwa urusan pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama. Peran ayah sangat vital dalam memastikan pemenuhan gizi dan stimulasi anak berjalan optimal. Keluarga yang harmonis adalah kunci utama anak tumbuh tanpa ancaman stunting,” imbuhnya.

“Kami membekali calon pengantin dengan edukasi gizi, pola asuh kolaboratif, serta manajemen konflik dan ekonomi guna memastikan kesejahteraan keluarga mereka di masa depan,” tegas Tihar.

Melalui integrasi berbagai aspek ini, DP3AP2KB berharap setiap pasangan baru di Kota Tangerang tidak hanya sah secara hukum dan agama, tetapi juga siap melahirkan generasi yang bebas stunting demi mewujudkan Kota Tangerang yang lebih sejahtera. (**)