Tangsel, (haluanbanten.co.id) – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Selatan berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang Selatan dalam meluncurkan Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi para penggiat masjid Islamic Center Baiturrahmi.

Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para penggiat masjid, seperti marbot, imam, guru ngaji, dan relawan, yang selama ini berperan besar dalam kegiatan keagamaan namun kerap belum terlindungi secara optimal.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Selatan, Muhammad Imam Saputra, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap seluruh lapisan pekerja, termasuk sektor keagamaan.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa para penggiat masjid juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga mereka dapat menjalankan tugasnya dengan rasa aman dan tenang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DMI Tangerang Selatan menyambut baik sinergi ini sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan para penggiat masjid.
“Gerakan ini menjadi momentum penting untuk mendorong kepedulian bersama terhadap perlindungan sosial bagi para penggiat masjid. Kami berharap semakin banyak masjid yang mendaftarkan penggiatnya dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi terkait manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang sangat relevan bagi para penggiat masjid. Selain itu, dilakukan pula simbolis pendaftaran peserta sebagai bentuk komitmen awal dalam implementasi gerakan tersebut.

Para peserta menyambut antusias kegiatan ini dan berharap program ini dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak penggiat masjid di seluruh wilayah Tangerang Selatan.

Melalui gerakan ini, BPJS Ketenagakerjaan bersama DMI Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga tercipta kesejahteraan yang inklusif bagi seluruh pekerja, termasuk di lingkungan masjid.