SERANG (Haluan Banten)- Untuk meningkatkan taraf kesehatan masyrakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Serang terus menyemarakkan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( Germas). Germas juga menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari kesehatan Nasional ( HKN ) Ke – 54  tingkat kabupaten Serang yang diadakan di halaman pendopo Bupati Serang. Acara berlangsung pada jumat  ( 23/11 ) dan puncaknya dilaksanakan pada hari Senin, (26/11) di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Serang.

Kemarin , HKN diperingati dengan kegiatan upacara seluruh pejabat dilingkungan Pemkab serang. Upacara di pimpin  oleh Bupati Serang Ratu tatu Chasanah .Hadir sekertaris Dinkes Kabupaten Serang Dedi Sopyan. Seusai Upacara , jajaran kesehatan melakukan simulasi pertolongan pertama terhadap pasien , sebelum diakhiri dengan kegiatn resepsi HKN.

Sri mengatakan , peringata HKN merupakan salah satu upaya Dinkes untuk menyosialisasikan , mengajak,serta mengimplementasikan program Germas .Peserta dari insan kesehatan sengaja di ajak melakukan aktifitas fisik demi menjaga kesehatanya untuk disampaikan kembali kepada masyrakat umum . “Munculnya program Germas di picu karena semakin maraknya penyakit tidak menular ( PTM ) yang menjangkit mayarakat , termasuk dikabupaten serang.”tutur Sri

Berdasarkan data kesehatan sepuluh tahun silam , kematian banyak disebabkan oleh penyakit menular. Berbeda dengan saat ini yang justru kematian mulai banyak disebabkan oleh PTM . Seperti penyakit serangan jantung, diabetes, hingga kanker. Kata Sri, mulai maraknya masyarakat yang terserang PTM disebakan oleh kesadaran masyarakat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat  (PHBS) masih kurang . “ PTM sebetulnya dapat dicegah dengan menerapkan PHBS, “ tegasnya.

Menurut Sri, Pihaknya saat ini fokus pada tiga tujuh indikator menuju hidup sehat . Antara lain , berolahraga, makan buah dan sayur, serta cek kesehatan secara rutin . “ Ini bisa dilakukan masyarakat tanpa harus mengeluarkan uang banyak , “ terangnya.

Masih kata Sri,  Selain di lingkungan pemerintahan, Germas juga sudah disosialisasikan kepada masyarakat secara luas . Menurut Sri, seberapapun besar program pemerintah tanpa ada kesadaran dari masyarakat tidak akan berhasil . “ makanya, kita mulai dari diri sendiri dulu  , baru disampaikan kepada keluarganya. Kemudian, kepada masyarakat sekitarnya , “ pesannya.

Pada rangkaina  kegiatan peringatan HKN, Dinkes juga melakukan kesepaktan komitmen anti rokok . soalnya, penyakit penyakit tidak menular juga salah satunya disebabkan oleh rokok . “ Risikonya sangat besar sekali . Terutama untuk perokok fasif jauh lebih berbahaya ketimbang perokok aktif , “ jelasnya.

Sementara itu, bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengimbau tenaga kesehatan di puskesmas dapat mengambil peran masyarakat dalam menyelengarakan program Germas . Dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menarapkan PHBS . Menurut Tatu , masyrakat harus terbiasa hidup sehat dan peduli terhadap   lingkungan. Lantaran itu, kata Tatu , PHBS harus terus disosialisasikan kepada masyarakat sehingga PHBS budaya di masyarakat .
“ Kematian sekarang inikan banyak di latar belakangi penyakit tidak menular . Nah, ini berarti pola hidupnya yang harus di rubah, “tuturnya.

Tatupun menyarankan masyarakat dapat melakukan rutinitas berolahraga . Misalnya, jalan kaki selam 20 menit . Tatupun mengajak masyarakat dapat memanpaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam sayuran . Selama ini,pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya pengadaan ambulan untuk 100 desa yag akan di laksanakan tahun depan.

Ambulans di sediakan Pemkab untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat hingga perdesaan . Ambulans akan dikelola oleh pemerintah desa dan dapat pembinaan dari puskesmas setempat. “ pemberian ambualans bertahap . kedepanya semua desa mempunyai ambulans, “tegasnya.(tarigan)