CILEGON (Haluan Banten) – Dinas Kesehatan Kota Cilegon melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan kerjasama integrasi serasi dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS), antara Dinas Kesehatan dengan Rumah Sakit serta Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Cilegon. Acara tersebut juga dilanjutkan dengan post training aplikasi satu data kesehatan di Lingkungan Kantor Dinkes Kota Cilegon, Rabu (12/12/18).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sari Suryati menuturkan bahwa perjanjian kerjasama atau kesepakatan bersama tersebut merupakan implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 tahun 2014 dan Permenkes Nomor 1 tahun 2012 tentang sistem rujukan dan pelayanan kesehatan.

“Sistem rujukan online merupakan digitalisasi proses rujukan berjenjang untuk kemudahan, dan kepastian peserta dalam memperloeh layanan di rumah sakit , disesuaikan dengan kompetensinya, seperti jarak dan kapasitas rumah sakit tujuan. Rujukan berdasarkan kebutuhan medis pasien, dan saat ini rujukan online sudah diterapkan oleh BPJS,” ujarnya.

Adapun keuntungan sistem rujukan online bagi pasien adalah pelayanan lebih cepat karena tidak perlu input data ulang, mengurangi lama antrian, mengurangi potensi penolakan peserta karena tidak membawa surat rujukan. Sedangkan keuntungan bagi faskes adalah mengetahui data calon pasien sehingga dapat melakukan rencana terapi yang diperlukan. Tersedianya data akurat tersebut bisa digunakan untuk menganilisi monitoring dan evaluasi secara realtime.

“Sistem rujukan online pasien dapat dirujuk sesuai kebutuhan, apabila spesialis yang dibutuhkan hanya tersedia di RS kelas A, sedangkan tidak tersedia di RS kelas B, C, dan D, maka pasien bisa dirujuk langsung ke RS tipe A dari FKTP,” katanya.

Diketahui RS yang bekerjasama dengan Dinkes Kota Cilegon diantaranya adalah RSUD Kota Cilegon, RS Krakatau Medika, RS Kurnia, RS Ibu dan Anak Mutiara Bunda, PMI Kota Cilegon dan RS Ibu dan Anak Kasih Insani.

Sari juga berharap dari kerjasama tersebut dapat dilaksanakan dengan baik antar Dinkes dengan RS, sehingga solusi-solusi didapatkan untuk mempermudah layanan kesehatan di masyarakat. (Mar)