CILEGON (Haluan Banten) – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon mengembangkan pertanian dengan sistem tanaman hidroponik. Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon Raden Nurcahyo Nugroho mengatakan, tanaman hidroponik Karantina Cilegon merupakan upaya dalam menggalakan program Obor Pangan Lestari (OPAL), memanfaatkan teknologi pertanian yang bisa dikembangkan di lahan sempit.

“Jadi tujuan jangka pendek pelaksanaan OPAL adalah untuk pemanfaatan lahan perkantoran sebagai penyedia pangan dan sebagai percontohan untuk masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan,” katanya.

Sedangkan tujuan jangka panjangnya, Nurcahyo menjelaskan, untuk meningkatkan penyediaan sumber pangan keluarga yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).
“Selain itu, untuk meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat, meningkatkan pendapatan rumah tangga, meningkatkan akses pangan keluarga, konservasi sumber daya genetik lokal, dan mengurangi jejak karbon serta emisi gas pencemar udara,” tambahnya. (Mardianto)