
Kronjo-Kab. Tangerang. Menindaklanjuti perintah Kapendam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi, Wakapendam Jaya Letkol Kav Antonius Totok dihari ke-8 TMMD ke-105 mengerahkan awak media ke lokasi yang berada Kampung Blubuk Bojong RT 03/04, Desa Blukbuk, Kronjo, Kab. Tangerang Banten, Jum’at (19/7/19).
Tiba di lokasi rombongan Wakapendam Jaya bersama awak media disambut oleh Kasdim, Pasiter, para Danramil jajaran Kodim 0510/Tigaraksa.
Kunjungan ini sebagai upaya mempublikasikan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam kegiatan TMMD secara masif.
Di lokasi, Wakapendam Jaya menyaksikan langsung kerja sama antara Satgas dengan warga kampung Blukbuk Bojong yang saling membaur. “Kita lihat langsung, betapa berbaurnya TNI dan masyarakat dalam mengerjakan bagesting. Gotong-royong seperti inilah yang diinginkan pimpinan dan kalau ini terus terbina niscaya pekerjaan seberat apapun dapat dikerjakan dengan cepat dan berhasil,” ujarnya.
Menurutnya, progres pengerjaan fisik hingga hari TMMD ke 8 (Delapan) ini sudah sesuai rencana. “Kita lihat langsung pekerjaannya cepat karena semuanya terjun tidak ada yang diam, semua kerja termasuk awak media juga di lapangan asik mengambil gambar kegiatan-kegiatan yang dilakukan Satgas dengan warga yang juga asik memasang mal papan untuk bagesting yang diperkirakan hari ini selesai dikerjakan,” imbuhnya.
Pengerjaan fisik TMMD 105 hari ini, melaksanakan pemasangan begesting sepanjang 700 M, perataan Sirtu dengan alat berat sejenis Bechoe dan Slinder Wales untuk pemadatan jalan. “Dan hari ini juga dilanjutkan pengecoran jalan sepanjang 720 M dari 1.130 M, sebelumnya sudah 200 M telah dicor,” terangnya.
Tampak, bahan material pengecoran diangkut oleh 2 truk berisi Sirtu dan 6 mobil Molen yang siap beoperasi. Selain itu, lanjutnya, kegiatan non fisik TMMD juga memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. “Tim kesehatan Satgas TMMD 105 juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan mendatangi langsung satu persatu rumah warga dan menanyakan apakah ada anggota kuarga yang sakit, itu luar biasa” pungkas Wakapendam Jaya.


