Tangerang – Usai resmi menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Blukbuk, Kronjo wilayah Kodim 0510/Tigaraksa, Kasdam Jaya Brigjen TNI Suharyanto langsung meninjau rumah Jamroh, janda (58) yang menerima RLTH (Rehab Rumah Tidak Layak Huni).
Hal itu, dijelaskan Wakapendam Jaya Letkol Kav Antonius Totok mewakili Kapendam Jaya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/8/19).
Dijelaskan Totok, saat meninjau RLTH itu, Kasdam Jaya juga sempat mencoba meminum air dari sumur pompa buatan Satgas TMMD. “Bapak Kasdam juga mencicipi air sumur yang berada di belakang rumah Ibu Jamroh,” jelasnya.
Totok menambahkan, sumur pompa tersebut dibuat oleh Satgas TMMD, karena Ibu Jamroh tidak punya sumur dan MCK. “Kondisi rumahnya memang sangat memprihatinkan, selain dari material seadanya dan sudah rusak di sana-sini, juga sumur air dan MCK nya tidak ada, sehingga dibangun total dan dibuatkan sumur pompa,” imbuhnya.
Lanjut Totok, kunjungan Kasdam Jaya ke lokasi adalah untuk melihat langsung hasil kerja Satgas TMMD selama sebulan di sana.
Saat tiba di kediaman Jamroh, kata Totok, Kasdam disambut warga setempat. “Bapak Kasdam sempat berbincang-bincang dengan warga, kemudian masuk ke dalam rumah,” katanya.
Kasdam juga sempat berbincang-bincang dengan Ramlawi, mantan kepala desa setempat yang menghadiahkan tanah miliknya untuk Jamroh. “Bapak Kasdam bahkan mengucapkan terima kasih kepada Ramlawi yang memberikan tanahnya untuk dibangun rumah Ibu Jamroh,” terang Totok.
Totok juga menjelaskan siapa sosok Jamroh, warga tidak mampu yang selama puluhan tahun tinggal di rumah tak layak huni. Rumah sebelumnya hanya bangunan terbuat dari bambu dengan kondisi hampir roboh. Di rumah itu, Jamroh tinggal beserta tiga anaknya yang lulusan dan masih sekolah SD.


