Serang, Banten, 09/9 (Haluan Banten) – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang Provinsi Banten menyalurkan bantuan berupa alat bantu usaha bagi 665 orang penyandang disabilitas dan lansia yang terdampak pandemi COVID-19.
“Bahwa bantuan ini jumlahnya kurang lebih 665 orang, kemudian bantuannya nutrisi, kursi roda, alat bantu dengar, tongkat tunanetra dan alat usaha seperti pertamini, alat jahit, alat sablon, serta rehab kamar disabilitas,” kata Wali Kota Serang Syafrudin di Serang, Rabu.
Syafrudin mengatakan, penyerahan bantuan tersebut dalam upaya membantu serta meringankan beban pengeluaran penyandang disabilitas dan lansia saat situasi seperti ini.
“Sebetulnya bantuan ini adalah bantuan rutin setiap tahunya, hanya memang beda dengan tahun sebelumnya dan untuk hari ini kita sesuaikan dengan kebutuhan saat pandemi COVID-19 ini,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, jika penyerahan alat usaha itu bertujuan untuk menjadikan disabilitas lebih mandiri dan dapat mengembangkan usahanya.
“Untuk bantuan alat usaha ini memang karena dari sebagian mereka ini sudah mempunyai keahlian, dan kebetulan alat yang dimilikinya sudah rusak dan kita membantunya untuk bisa kembali menyejahterakan mereka,” kata Syafrudin.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Dinsos Kota Serang, Asep Rian Purnama mengatakan dari 665 penerima pihaknya menyerahkan bantuan kepada 390 lansia berupa sembako, alat usaha dan perlengkapan kamar, sedangkan untuk alat bantu lainnya diberikan kepada 275 penyandang disabilitas dan anak.
“Penerima bantuan ini dari data tahun lalu, memang ada bantuan alat usaha tujuannya supaya mereka dapat mandiri dan menjadikan mereka lebih sejahtera,” katanya.
Ia mengatakan, Pemkot Serang juga ke depannya akan terus mengoptimalkan dan memperhatikan kesejahteraan disabilitas dan lansia, baik itu yang sudah masuk dalam pendataan atau yang belum.
“Kita akan optimalkan menjadi agenda rutinitas kita, kalau bisa lebih banyak lebih bagus bantuan untuk mereka,” kata Asep.( ATR/RED )


