TANGSEL (Haluan Banten) – Waikota Tangerang Selatan Bersama Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi terkait May Day dan Menjelang Idul Fitri 1442 H, di Swisbell Hotel Serpong, Jumat (30/4/21).
Terkait kegiatan hari buruh internasional/mayday (1 mei), biasanya terjadi unjuk rasa, mogok kerja, demo para pekerja (kerumunan) dan justru kontra produktif.
Dimasa Pandemi Covid 19 Walikota Tangsel Benyamin Davnie Menekankan sebaiknya Hari buruh diisi dengan kegiatan bakti sosial yang dapat menunjang peningkatan pelaksanaan prokes covid 19. Kebijakan Pemkot melalui Disnaker bekerjasama dg Polres Tangsel, sbg kepedulian thd para pekerja, akan memberikan suntik vaksin kepada beberapa pengurus serikat pekerja bertempat di Mapolres Tangsel.
Selanjutnya terkait dg kebijakan pemerintah Pusat Mengenai Larangan mudik dalam rangka Hari raya idul fitri, Pemkot Tangsel Mendukung Kebijakan tersebut. Larangan mudik bertujuan agar menghindari terjadinya tsunami pandemi sebagaimana yg terjadi di India, Brazil dan di beberapa negara Eropa.
Implementasi dari kebijakan tersebut Pemkot Tangsel mulai tanggal 6 S/d 17 Mei 2021, akan melakukan penyekatan mobilitas penduduk dengan poskotis yg ditempatkan di 5 titik, dengan petugas gabungan Dishub, Satpol PP dan TNI/Polri.
Benyamin juga menegaskan agar petugas dapat memberikan informasi yg sama kpd masyarakat (jangan berbeda beda antar petugas), pemberian sanksi putar balik atau tilang bagi pelanggar secara tegas sesuai ketentuan.
Turut hadir Wakil Walikota, Ketua DPRD, Dandim 0506 Tng, Wakapolres Tangsel, Kajari Tangsel, Perwakilan Pengadilan Negeri Tangerang, Perwakilan Pengadilan Agama Tiga Raksa dan OPD terkait. (***)


