Siaran TV analog akan berhenti tayang di tahun 2022. Semua tayangan televisi, baik itu sinetron, berita, olahraga atau acara yang jadi favorit berangsur dimatikan. Untuk bisa terus menonton acara televisi, masyarakat harus beralih ke siaran TV Digital.

Agar dapat beralih ke saluran TV digital, masyarakat dapat memasang STB. Dekoder set top box atau sering disebut STB merupakan alat yang dapat mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara. Dengan begitu TV analog tetap dapat menangkap sinyal yang dipancarkan secara digital dan menampilkannya ke layar kaca.

STB tersebut bisa dimanfaatkan bagi yang masih memiliki TV analog untuk menangkap siaran TV digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan sertifikasi terhadap STB yang akan dipasarkan.

“Sudah ada ketentuannya, beli set top box yang sudah bersertifikat Kominfo,” imbau Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika, Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo, Mulyadi.

Set top box resmi Kominfo dijamin bisa digunakan dan semua fitur yang ada di siaran TV digital bisa digunakan.

“Ini untuk memastikan bahwa set top box yang digunakan nanti sesuai syarat-syarat ditetapkan pemerintah, salah satunya fitur EWS (Early Warning System),” sambungnya.

Kominfo menyebutkan ada beberapa tanda khusus di kemasan perangkat penjualan set top box tersertifikasi Kominfo, yakni terdapat tulisan DVB T2, tulisan “Siap Digital”, dan gambar maskot Modi.

Daftar set top box resmi sertifikasi Kominfo terkini dikutip dari situs Siaran Digital Kominfo, sebagai berikut :

Advan

1. Advan DVB-10KK

Akari

1. Akari ADS-168

2. Akari ADS-168

3. Akari ADS-210

4. Akari ADS-210

5. Akari ADS-2230

6. Akari ADS-2230

7. Akari ADS-525

Aldo

1. Aldo AB3

2. Aldo STB 03

CBM Indonesia

1. CBM BSTB-2201

2. CBM CBM91T

3. CBM CBM91TH

4. CBM DTP2162

5. CBM SEI130LN

Crenova

1. Crenova S-1807

Evercoss

1. Evercoss STB Max

2. Evercoss STB Mini

3. Evercoss STB Pro

4. Evercoss STB1

Evinix

1. Evinix H-1

Freebox

1. Freebox H-1

Ichiko

1. Ichiko 8000HD

Ioto

1. Ioto Omega

Kubik

1. Kubik Arca DVB-T2

Luby

1. Luby Digitant

Matrix

1. Matrix APPLE

2. Matrix APPLE DVB-T2 KUNING

3. Matrix APPLE DVB-T2 SILVER

4. Matrix CH-77

5. Matrix GARUDA DVB-T2

Modibox

1. Modibox PD-101

Nexmedia

1. Nexmedia NA1300/DVB-T2 MPEG4 HD

Next TV

1. Next TV G-1

Nextron

1. Nextron NT2000-D

2. Nextron TR 1000

3. Nextron VICSON 2000

Noise

1. Noise DIAMOND

Polytron

1. Polytron PDV 600T2

Sharp

1. Sharp STB-DD001I

Super HD

1. Super HD HD168

2. Super HD HD 168 GOL

Tanaka

1. Tanaka NUSANTARA

2. Tanaka T-21 ELANG

3. Tanaka T-21 NEW SAKURA

4. Tanaka T-21 NEW SAMURAI

5. Tanaka T-21 SPIDER

6. Tanaka T2

7. Tanaka T2 JURASSIC

8. Tanaka T2 New

 

Tennox

1. Tennox HD-9000

Unicom

1. Unicom APOLLO

Varwin

1. Varwin T1

Venus

1. Venus Brio

2. Venus CABAI RAWIT

Visio

1. Visio HS1685

Vitara

1. Vitara VTR-218T2

Welhome

1. Welhome CROWN

Winasat

1. Winasat HD-88 N

Zyrex

1. Zyrex ZBOX

Sementara bagi masyarakat yang sudah mempunyai TV digital, maka tinggal mengecek apakah di wilayahnya sudah terdapat siaran TV digital, salah satunya dengan aplikasi Sinyal TV Digital.

Saat ini, penyelenggara multipleksing (mux) telah menggelar siaran simulcast, yaitu siaran TV digital dilakukan bersamaan dengan siaran analog. Namun, bila seluruh wilayah telah dilakukan migrasi TV analog ke digital, maka siaran TV analog tinggal kenangan saja.

Kominfo akan mematikan siaran TV analog yang sudah mengudara hampir 60 tahun dengan sistem penyiaran yang lebih canggih, yakni siaran TV digital.

Untuk diketahui bahwa proses migrasi TV analog ke digital tersebut akan terbagi ke dalam tiga tahap. ASO Tahap 1 pada 30 April, ASO Tahap 2 pada 25 Agustus dan ASO Tahap 3 pada 2 November 2022

 

#ASO #analogswitchoff #TVdigital #siarandigitalindonesia #ASO2022