Serang, (haluanbanten.co.id) – Walikota Serang H. Syafrudin menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada ulama dan pimpinan pondok pesantren se- Kota Serang serta menyerahkan secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada guru honorer yang bertugas dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan pada saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -15 Kota Serang yang digelar di lapangan Pusat Pemerintahan Kota Serang, Rabu (10/8/2022).
Dalam sambutannya Walikota Serang H. Syafrudin mengajak dalam momentum peringatan HUT Kota Serang tahun ini semua harus senantiasa bersyukur karena segala kegiatan pada tahun ini pasca pandemi dua tahun yang lalu sudah bisa digelar dengan semarak sesuai dengan tema HUT ke-15 Kota Serang yakni “Melangkah Bangkit Bersama”.
“Alhamdulillah baru saja kita saksikan bersama secara simbolis penyerahan BP Jamsostek untuk ulama dan ketua pondok pesantren se- Kota Serang serta penyerahan secara simbolis santunan JKM guru honorer peserta BPJAMSOSTEK kepada ahli warisnya sebesar Rp.42 juta,” kata Walikota.
“Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada BPJAMSOSTEK atas santunan yang telah diberikan ke tenaga honorer kami, kami akan terus mendorong agar kedepannya tidak hanya guru honorer dan para ulama dan pimpinan pondok pesantren saja yang terdaftar di BPJAMSOSTEK akan tetapi para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan seluruh perangkat RT maupun RW se- Kota Serang bisa menjadi peserta di BPJAMSOSTEK,” tandas Walikota.
Lebih lanjut Walikota menyampaikan, Pemerintah kota Serang berupaya untuk terus meningkatkan kinerja serta terus memperbaiki diri untuk pencapaian program pemerintah Kota Serang yang lebih baik.
“Oleh karena itu kita terus melakukan evaluasi agar mengetahui sejauh mana pencapaian kinerja sehingga tahun ini seluruh aparatur dapat meningkatkan prestasi yang lebih baik, selain itu sebagai aparatur penyelenggara pemerintah senantiasa dituntut untuk bekerja dengan sungguh-sungguh,” jelas Walikota.
Sementara itu Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Untuk Serang Raya H. Didin Haryono mengatakan, BPJAMSOSTEK sebagai lembaga vertikal yang bertugas memberikan pelayanan kepada peserta BPJAMSOSTEK sangat mensuport atas kebijakan Walikota.
“Disisi lain kami juga memberikan apresiasi kepada Walikota Serang atas kebijakan untuk mendaftarkan para pengurus DKM, itu sudah menjadi komitmen beliau (walikota – red) termasuk juga mendaftarkan kepesertaan bagi pengurus RT dan RW se- Kota Serang ada sekitar 2700 RT dan RW dan ditargetkan tahun ini bisa terealisasi,” ucap Didin disela menghadiri upacara HUT Kota Serang ke- 15.
“Terkait pemberian santunan tadi itu merupakan kebijakan walikota yang sudah lama, dalam rangka memberikan perlindungan kepada pegawai honorer dilingkungan pemerintah Kota Serang,” pungkas Didin.
Untuk diketahui penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK untuk ulama dan pimpinan pondok pesantren se- Kota Serang berjumlah 7 orang, penyerahan secara simbolis santunan jaminan kematian kepada ahli waris kepesertaan tenaga pendidik/kependidikan penerima honorer daerah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang atas nama almarhumah Helina Septian Achmad guru di SDN Beberan dan almarhum Muhamad Buhari yang merupakan guru honorer di SDN Margahayu, yang kesemuanya meninggal dunia karena sakit dan masing-masing menerima santunan jaminan kematian sebesar Rp.42 juta. (Mar)


