SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Kepolisian Daerah Banten menggelar seminar strategi Polda Banten untuk mengelola bonus demografi dalam rangka pemeliharaan Harkamtibmas.
Seminar ini dilaksanakan di Hotel Aston Serang pada Kamis, (13/06). Hadir dalam kegiatan tersebut ialah Kapolda Banten Irjen Pol. Abdul Karim didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. H. M. Sabilul Alif dan PJU Polda Banten di hadiri PJ Gubernur Banten Al Muktabar, Wakajati Banten Yuni Daru Winarsih, Danrem Brigadir Jendral TNI Fierman Sjafirial Agustus, Dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Untirta Kombes Pol. (Purn) Dadang Herli dan Kapolres/ta jajaran Polda Banten.
Adapun tujuan dilaksanakannya seminar bonus demografi tersebut bertujuan memastikan langkah strategis yang dilakukan Polda Banten bersama stakeholder dalam mengelola bonus demografi serta menjaga Harkamtibmas.
Terkait hal tersebut, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Kapolda Banten dalam mengelola bonus demografi untuk memelihara Harkamtibmas.
“Kita bersyukur sekali pada pagi hari yang berbahagia ini, Bapak Kapolda menyelenggarakan suatu langkah strategis dalam peran Kepolisian Daerah Provinsi Banten dimana keterkaitan dengan isu bonus demografi yang dikaitkan juga terhadap stabilitas daerah dalam hal ini Kamtibmas,” kata Al Muktabar.
“Dan itu menjadi hajat dan kepentingan kita bersama dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional. Dan langkah-langkah yang dilakukan seperti ini memang kita butuhkan. Untuk itu, atas nama pemerintah daerah dan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah menghaturkan terimakasih kepada Bapak Kapolda Banten,” ucapnya.
Lebih lanjut, Al Muktabar mengajak kepada seluruh stakeholder untuk bersinergi dalam menyambut bonus demografi 2045 mendatang.
“Dalam rangka menyambut bonus demografi, kita tahu diperkirakan tahun 2030 generasi-generasi muda kita dengan usia kerja yang luar biasa jumlahnya. Untuk itu, kita tingkatkan kapasitasnya yang mana kita sudah membuat rencana pembangunan jangka panjang, yakni 2025-2045 dan kita turunkan step pembangunan sejak 5 tahun lalu,” imbuhnya.
“Sehingga kita harus bersinergi dan bersama-sama seluruh stakeholder dalam mewujudkan cita-cita kita itu, yakni Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim menyebutkan bahwa upaya Polda Banten dalam menyambut bonus demografi dengan tetap menjaga Harkamtibmas.
“Dalam menyambut bonus demografi ini kita pastikan agar tingkat kejahatannya tidak tinggi. Untuk itu, dalam mengantisipasinya kita akan meningkatkan patroli dan sambang Bhabinkamtibmas. Selain itu, kita berikan penyuluhan kepada anak-anak muda, kita berikan kegiatan-kegiatan yang bisa sinergi dengan Kepolisian, melakukan pencegahan dan patroli dan sinergi dengan anak-anak muda serta pemerintah daerah maupun stakeholder yang lainnya baik mulai dari tingkat kecamatan sampai dengan tingkat provinsi,” ucap Kapolda Banten.
“Apalagi, sekarang ini yang paling banyak terjadi adalah perkelahian remaja dan geng motor masih banyak di tempat kita. Jadi, persoalan bonus demografi kalau enggak kita kelola sama-sama nanti ini akan menimbulkan dampak sosial dan tingkat kriminalitas yang tinggi,” tambahnya.
Untuk itu, Lanjut Kapolda Banten berharap agar seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Banten untuk bersinergi dalam menyambut bonus demografi tersebut.
“Makanya dengan konsep ini, saya bersama-sama dengan stakeholder lainnya untuk bisa bekerjasama. Dimana Pak Gubernur sesuai dengan porsinya yakni dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya. Serta kami Polda Banten memastikan menjaga Harkamtibmasnya,” tutupnya.


