SERANG, (Haluanbanten.co.id) – Pondok Pesantren Cendekia Daarul Muhsinin (CDM) Walantaka-Serang, melalui tema Merdeka Dalam Prestasi Bersatu Dalam Kebersamaan sukses menggelar semarak peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81.

Agenda tahunan bernuansa kebangsaan yang berlangsung khidmat sejak 15 hingga 17 Agustus 2026 ini menjadi bukti nyata konsistensi pesantren dalam menanamkan cinta tanah air. Kegiatan ini disemarakkan beragam cabang perlombaan edukatif yang menyatukan seluruh elemen santri dan tenaga pengajar.

Kepala Pondok Pesantren Cendekia Daarul Muhsinin (CDM), Benny Al Farisi menyampaikan rasa syukur mendalam atas kelancaran jalannya seluruh rangkaian perlombaan bernilai edukasi ini. Pihaknya menegaskan bahwa momentum tahunan ini diarahkan untuk membentuk karakter pantang menyerah sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga pesantren di Serang.

“Kegiatan peringatan HUT RI ini bukan sekadar ajang perlombaan yang meriah, melainkan sarana edukasi bagi para santri untuk memaknai arti kemerdekaan.”

Rangkaian acara diawali pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, melalui gelaran upacara pembukaan di Lapangan Utama yang diikuti Asatidz secara disiplin. Semangat sportivitas santri tampak nyata dalam kompetisi olahraga seperti Futsal, Marathon, Volly Ballon, dan pertandingan Switch Ball yang berlangsung seru.

Kemeriahan terus bergulir pada hari Ahad, 16 Agustus 2026, lewat aneka lomba ketangkasan mencakup Lari Balon, Mewarnai, Estafet Tepung, dan Final Futsal. Ketua Yayasan CDM, Ksatria Putra Nugraha, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kelancaran seluruh rangkaian kompetisi yang mendidik ini.

“Yayasan selalu mendukung penuh setiap program pesantren yang bertujuan untuk pengembangan karakter positif santri.” Ungkap Ksatria.

Puncak peringatan digelar pada hari Senin, 17 Agustus 2026, lewat Upacara Kemerdekaan dan pembacaan Teks Proklamasi yang dipimpin Pembina Yayasan CDM, KH. Deddy Djuandi, Berbagai perlombaan tradisional seperti Makan Kerupuk hingga Balap Bakiak sukses memeriahkan suasana sebelum ditutup Pentas Seni pada malam hari.

Pihak pesantren optimis gelaran ini mencetak generasi Qur’ani berprestasi guna menyongsong visi besar Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju. Melalui penguatan nilai kejuangan para pahlawan bangsa, Ust.Benny pun kembali menitipkan pesan penting bagi seluruh santri binaannya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para santri dapat memupuk jiwa sportivitas, kebersamaan, serta meneladani semangat pantang menyerah dari para pahlawan bangsa,” kata Ust. Benny. (AZM)