Pasca Pertemuan Dengan Presiden Jokowi, Ini yang Dilakukan Bupati Pandeglang

Haluan Banten – Presiden Joko Widodo telah melakukan pertemuan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia beberapa waktu yang lalu di Jakarta. (24/10). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa kepala daerah harus meninggalkan pola-pola lama dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selain itu, Presiden juga meminta kepada kepala daerah untuk memperbanyak program padat karya yang dapat menghasilkan banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Pandeglang difokuskan pada skala prioritas, yaitu sebanyak 70 persen anggaran dialokasikan kepada Organisasi Perangkat Daerah atau OPD pengelola infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan.

“Jadi politik anggaran itu jangan main-mainlah, fokus anggaran kepada skala prioritas, pembangunan kepada infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan. Jadi harus skala prioritas, 70% akan sy alokasikan untuk OPD pengelolaan infrastruktur, yang lain ada dong yang nggak dapat, apalagi yang harus dipaksakan kalau hanya rutinitas yang hanya menghabiskan anggaran,” terang Irna panjang lebar.

Bupati menambahkan, investasi di Pandeglang akan terus ditingkatkan dengan cara mempermudah perizinan, sehingga tercipta banyak lapangan pekerjaan.

“Mudah-mudahan nih kita buat pola perencanaan yang matang untuk 2018 di sektor pertanian dan perikanan, begitu juga wisata. Terkait padat karya, Presiden menginstruksikan buat sebanyak-banyaknya program padat karya sehingga nanti akan menyerap dari tenaga kerja, daya beli masyarakat juga akan meningkat dan juga investor itu raja buat kita,” pungkas Irna.

Untuk itu, lanjut Irna, pihaknya meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas iklim investasi dengan cara menyambut baik para pengusaha lokal maupun asing yang ingin berinvestasi di Pandeglang.

“Saya juga mengajak semua komponen masyarakat, jaga iklim investasi di Pandeglang, kita berpikirnya harus sesuai dengan dinamika sekarang. Kalau ada investasi asing mengapa tidak? Bukan berarti ini pemimpinnya kapital dan sebagainya,” harap Irna.(Yusuf)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *