Rembang – Ngotoko adalah salah satu dusun terpencil di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pembangunan infrastruktur seperti jalan desa belum dilakukan sehingga warga kesulitan untuk mobilitasnya.

Dukuh Ngotoko masuk Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Rembang. Wilayah berbatasan dengan Kabupaten Blora. Dari Kota Rembang menuju Desa Pasedan berjarak sekitar 20 km. Sedangkan dari Desa Pasedan menuju Dukuh Ngotoko berjarak 4 km. Akses menuju dukuh tersebut sulit dijangkau dan terpencil karena berada di wilayah Perhutani KPH Mantingan.

Kepala Desa Pasedan, Kusman mengatakan sulitnya akses menuju Dukuh Ngotoko mengakibatkan mobilitas warga terhambat. Terlebih saat turun hujan, membuat akses menuju Dukuh Ngotoko semakin parah karena jalan berlumpur.

 

“Yang membuat sulitnya pembangunan infrastruktur di sini karena jalan penghubung antara Desa Pasedan menuju Dukuh Ngotoko masih milik Perhutani. Wilayah itu masuk wilayah KPH Mantingan. Jika dibangun dengan dana desa jelas menyalahi aturan,” katanya.

Untuk menuju lokasi Dukuh Ngotoko, setidaknya warga harus menembus hutan. Kondisi jalan masih berupa tanah dan bebatuan, ditambah lagi kondisi penerangan yang masih minim
Untuk membuka akses itu TNI bersama pemeritah daerah menjadikan target TMMD Reguler ke 103 yang akan di laksanakan oleh Kodim 0720/Rembang di Dukuh Ngatoko Desa Pasedan.
.
Kegiatan TMMD Reg-103 tahun 2018 sasarannya adalah Fisik dan Non Fisik, dimana sasaran fisik yaitu, Jalan Makadam (P. 2.358 m x L.2.5 m x T.0,3 m), Jalan Beton (P. 420 m x L. 2,5 m x T. 0,12 m), Tebing (P. 15 m x L. 0,15 m x T. 2 m), Pos Kamling (P. 2,5 m x L. 2 m x T. 2,5 m) dan sasaran tambahan : Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 15 unit.

Diharapkan kegiatan TMMD Reg ke-103 tahun anggaran 2018 ini dapat menumbuh kembangkan perekonomian warga, karena akses infrastruktur jalan yang menghubungkan Dukuh Ngotoko ke Desa Pasedan, meningkatkan kesejahteraan kehidupan bermasyarakat. (0720)