
TANGSEL (Haluan Banten) – Musim penghujan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) harus diwaspadai bagi masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Untuk itu Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Tangsel menyiapkan kantong darah bagi pasien yang membutuhkan. Hal ini diungkapkan Kepala UTD PMI Kota Tangsel Suara Manullang pada Kamis, 24 Januari 2019. “Untuk menjamin ketersediaan darah kami Targetkan 3.000 kantong darah per bulan,” katanya.
Kata mantan Kepala Dinas Kesehatan ini target 3.000 kantong ini meningkat dari target biasanya 1.500 kantong darah tiap bulannya. “Setiap hari ditargetkan dapat 100 kantong. Kita mobile ke sejumlah lokasi di pusat perbelanjaan atau pun di sekolah,” ujarnya.
Dijelaskannya, seseorang yang terjangkit virus DBD sangat membutuhkan trombosit. Karena penyakit ini menyerang daya tahan tubuh. Darah ada 3 unsur, yaitu darah merah, darah putih, dan trombosit. Kalo demam berdarah ini oleh virus dengue itu yang diserang adalah daya tahan tubuh, dengan pembekuan darah karena kurangnya trombosit,” jelasnya.
Suhara menjelaskan untuk terjaminnya ketersediaan, PMI menempuh dua cara, yaitu pendonor mendatangi kantor PMI Tangsel atau model jemput bola menggunakan mobil operasional.
“Kami tidak berhenti disitu, kita punya data base. Kita kontak pendonor sebelumnya. Untuk donor kembali,” ujar Suhara. Kedepan, sambung Suhara, PMI Tangsel akan menyediakan mobil unit untuk menjemput bola para pendonor. “Orang kota itu kan berhalangan waktu, makanya kita sediakan mobil unit,” tandasnya. (Humas-Kominfo/Yudhi)


